nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemprov DKI Sumbang Dana ke Bekasi Bangun Park and Ride

Fadel Prayoga, Jurnalis · Jum'at 13 September 2019 23:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 13 338 2104653 pemprov-dki-sumbang-dana-ke-bekasi-bangun-park-and-ride-g9t8QPBa1W.jpg Park and Ride yang berada di kawasan Jalan Thamrin, Jakarta Pusat (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memberikan bantuan dana ke Kota dan Kabupaten Bekasi untuk membangun park and ride di sekitar stasiun. Sehingga nantinya masyarakat akan terpancing menggunakan kereta rel listrik (KRL) dalam beraktivitas di Ibu Kota.

"Untuk mengurangi kemacetan Jakarta juga. Jadi diharapkan orang-orang itu menitipkan kendaraannya di park and ride, kemudian mereka naik KRL," kata Kepala Biro Tata Pemerintahan DKI Jakarta Premi Lasari di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat (13/9/2019).

Baca Juga: 25 Industri Rumahan di Jakut Cemari Udara

Bedasarkan kajian dan analisa, kata dia, kedua daerah penyangga Jakarta itu merupakan salah satu daerah yang menyumbang kendaraan terbanyak di jalanan Ibu Kota. Ia berharap dengan adanya tempat parkir itu akan mengurangi volume kemacetan.

"Karena Stasiun Bekasi itu salah satu stasiun yang paling banyak penumpang KRL-nya," ujarnya.

KRL

Ia menyebutkan, park n ride itu ditargetkan dibangun pada 2020. Pihaknya dalam hal ini hanya memberikan bantuan dana, sedangkan lahan merupakan milik pemerintah daerah setempat.

"Tanahnya disediakan oleh Pemkot Kota Bekasi. Tetapi anggaran konstruksinya itu merupakan bantuan keuangan dari Pemprov DKI Jakarta kepada Pemkot Bekasi. Diharapkan 2021 park and ride tersebut sudah bisa berfungsi," kata dia.

Baca Juga: Anies: Pandang Sepeda Jadi Alat Transportasi, Bukan Alat Olahraga

Ia mengaku telah mengajukan anggaran bantuan keuangan yang akan diberikan kepada Pemkot Bekasi dan Pemkab Bekasi dalam Kebijakan Umum Anggaran-Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk rancangan APBD DKI Jakarta 2020. Namun, dirinya enggan menjelaskan secara detail anggaran yang digelontorkan tersebut.

"Kami baru mengusulkan di KUA-PPAS, tapi kan belum dibahas di DPRD ya. Jadi, nominalnya belum bisa saya sebutkan," ujarnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini