nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Murid SD Belajar Lesehan Dekat Rumah Wali Kota, Ini Kata Disdik Bekasi

Wijayakusuma, Jurnalis · Sabtu 14 September 2019 23:03 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 14 338 2104887 murid-sd-belajar-lesehan-dekat-rumah-wali-kota-ini-kata-disdik-bekasi-BIz9Es3PBc.JPG Murid SDN Pekayon Jaya III, Kota Bekasi, Jawa Barat belajar lesehan karena ketiadaan meja dan bangku (Foto: Ist)

BEKASI - Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi, Inayatullah, turut angkat bicara soal ketiadaan meja dan bangku di SDN Pekayon Jaya III, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, yang membuat ratusan siswanya terpaksa mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan cara duduk di lantai alias lesehan.

Menurutnya, kebutuhan logistik sekolah tersebut belum bisa didatangkan, lantaran masih dalam tahap perbaikan.

"Terkait dengan meja dan bangku SD Pekayon Jaya III sebenarnya ada, cuma mau diperbaiki karena masih terbuat dengan kayu, disimpan di bawah," kata Inayatullah kepada Okezone di Bekasi, Sabtu (14/9/2019).

Baca juga: Tak Ada Bangku-Meja di Kelas, Siswa SDN Dekat Rumah Walkot Bekasi Belajar Lesehan)

Ia menjelaskan, bantuan pertama yang diberikan Pemkot Bekasi kepada pihak sekolah, terjadi pada tahun 2017 saat sedang direnovasi. Sekolah yang berdiri di lahan seluas 800 meter persegi itu mendapat bantuan meja dan bangku untuk dua ruang kelas.

"Pada tahun 2018 tidak ada pengadaan meja dan kursi. Untuk tahun 2019 ini akan dibantu 4 lokal ruang kelas. Mudah-mudahan bulan Oktober ini selesai pengiriman ke sekolah, termasuk Pekayon Jaya III," tuturnya.

Baca juga: Jalan Kaki Wonogiri-Jakarta, 4 Pegiat Literasi Ingin Temui Jokowi Kampanyekan Gemar Membaca

Terpisah, Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto juga menyampaikan pernyataan senada terkait pengadaan logistik SDN Pekayon Jaya III. "Saat ini sedang pengadaan, dan (bulan) Oktober mulai untuk distribusinya," kata Tri.

Sebelumnya diwartakan, kondisi miris dialami ratusan siswa di SDN Pekayon Jaya III, yang terpaksa belajar duduk lesehan dikarenakan ketiadaan meja dan bangku di ruang kelas mereka. Sebagian siswa berinisiatif membawa meja belajar sendiri, dan sebagian lainnya beralaskan lantai. Kondisi ini telah berlangsung selama dua tahun terakhir.

Ironisnya lagi, lokasi sekolah ternyata hanya berjarak ratusan meter dari kediaman Wali Kota Bekasi. Pihak sekolah mengaku telah mengajukan permohonan pengadaan meja dan bangku kepada Pemkot Bekasi, namun belum kunjung direspons.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini