nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PT Damtour Diduga Tipu Ratusan Calon Jamaah Umrah, Kerugian Rp4 Miliar

Wahyu Muntinanto, Jurnalis · Senin 16 September 2019 12:40 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 16 338 2105350 pt-damtour-tipu-ratusan-calon-jamaah-umrah-kerugian-rp4-miliar-QPRsKor9Gp.jpg Pelaku penipuan terhadap calon jamaah umrah. (Foto: Polresta Depok)

DEPOK - Ratusan calon jamaah umrah gagal menunaikan ibadah ke Tanah Suci Makkah karena ditipu agen perjalan umrah PT. Damtour yang beralamat di Jalan Tole Iskandar, No.6-7 Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat.

Para korban berasal dari 15 daerah yakni Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, Depok, Padang, Palembang, Indramayu, Kuningan, Kebumen, Ciamis, Brebes, Surabaya, Lampung dan Madura. Kerugian mencapai Rp4 miliar.

"Kami telah mengamankan pelaku Hambali Abbas (39), Direktur PT. Damtour yang melakukan penipuan kepada masyarakat yang ingin beribadah umrah. Saat ini korban sebanyak 200 orang dengan kerugian 4 miliar rupiah, ini kemungkinan masih bisa bertambah karena masih kami kembangkan kasusnya," kata Kapolresta Depok, AKBP Azis Andriansyah kepada wartawan, Senin (16/9/2019).

Dia menjelaskan, kasus ini berawal dari laporan korban yang merasa ditipu agen PT. Damtour, lantaran belum diberangkatkan ibadah umrah, padahal telah mendaftar sejak 2011.

Foto: Shutterstock

“Korban tertarik karena ditawarkan Agustin selaku marketing PT. Damtour yang mempresentasikan jasa perjalanan ibadah umrah dengan cara tunai atau mencicil dan juga promo dengan kisaran harga antara Rp11-25 juta," tuturnya.

Merasa tertarik dengan promosi dan cicilan murah, korban pun mendaftar secara kolektif bersama keluarga dan rekanan. Sebanyak 33 orang terkumpul, uang muka pun dibayar sebanyak Rp47 juta kepada PT. Damtour, mereka pun dijanjikan berangkat pada 2018.

Setelah uang senilai Rp600 juta sudah disetorkan lewat transfer, namun pada Februari 2018 kantor PT Damtour tutup dan pelaku melarikan diri.

"Pelaku dapat kami tangkap di Jalan Proklamasi Depok II Tengah karena kabur dan menutup kantor PT Damtour di tahun 2018, korban buat laporan dan pelaku bisa kita amankan di Polresta Depok," ujarnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini