nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sejumlah Aset di Bekas Ruko PT Damtour Depok Raib

Wahyu Muntinanto, Jurnalis · Senin 16 September 2019 22:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 16 338 2105616 sejumlah-aset-di-bekas-ruko-pt-damtour-depok-raib-iAcO2TzvfQ.jpg PT Damtour (foto: Okezone.com/Wahyu)

DEPOK - Bekas ruko PT Damtour di Jalan Tole Iskandar No.6-7 Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat nampak kosong tak berpenghuni. Selain itu aksi vandalisme juga terlihat di pintu gerbang ruko berlantai dua tersebut.

Seorang pegawai swasta di samping ruko, Budi mengatakan, jika ruko tersebut sudah lama kosong dan tak ada lagi aset atau barang- berharga milik PT Damtour.

"Minggu lalu sempat ramai ada polisi juga barang-barangnya sudah enggak ada. Ruko ini sudah kosong," ucap Budi kepada Okezone, Senin (16/9/2019).

 Baca juga: Begini Modus PT Damtour Tipu 200 Calon Jamaah Umrah

Hal senada pun diungkapkan Mamat, warga sekitar. Dia melihat pekan lalu ruko tersebut dibuka dan dibersihkan tak ada satu pun barang yang tersisa dari dalam ruko hanya saja sampah-sampah yang tersisa.

"Hanya sampah saja dalamnya enggak ada barang berharga seperti komputer, meja dan lainya juga tidak ada cuma sampah saja," jelasnya.

 Baca juga: PT Damtour Diduga Tipu Ratusan Calon Jamaah Umrah, Kerugian Rp4 Miliar

Sebelumnya, Direktur PT Damtour, Hambali Abbas (39) diamankan Polresta Depok karena melakukan penipuan terhadap 200 calon jamaah umrah yang akan menunaikan ibadah di tanah suci Makkah, Arab Saudi. PT Damtour merupakan agen perjalanan umrah yang berkantor di Jalan Tole Iskandar No.6-7 Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat.

Kapolresta Depok, AKBP Azis Andriansyah mengatakan untuk menarik para calon ibadah umrah, pelaku selalu menawarkan paket promosi murah yang bisa dicicil ataupun tunai. Hasilnya sebanyak ratusan orang mampu terjaring denh iming-iming tersebut.

"Saat ini korbanya yang belum diberangkatkan umrah sebanyak 200 orang, pelaku menawarkan paket promo dari harga Rp 11- 25 juta yang bisa dibayar secara mencicil atau tunai," ucapnya kepada wartawan.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini