nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Diperiksa 4 Jam, Pelapor Pendiri Kaskus Dicecar 13 Pertanyaan

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Senin 16 September 2019 21:08 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 16 338 2105645 diperiksa-4-jam-pelapor-pendiri-kaskus-dicecar-13-pertanyaan-XJrcl3E1TQ.jpg Ilustrasi Penipuan

JAKARTA - Titi Sumawijaya Empel yang melaporkan pendiri forum komunitas online, Kaskus, Andrew Darwis selesai diperiksa penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya selama kurang lebih 4 jam.

Titi yang didampingi kuasa hukumnya, Jack Lapian mengungkapkan dirinya dicecar 13 pertanyaan seputar kronologi peminjaman uang dan pemalsuan sertifikat gedung di kawasan Panglima Polim, Jakarta Selatan.

"Pertanyaannya tentang kronologi awal pinjam meminjam itu seperti apa sampai bisa balik nama ke Andrew Darwis dan klarifikasi bukti-bukti yang diserahkan tadi," kata Titi di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (16/9/2019).

Ilustrasi

Jack Lapian mengungkapkan penyidik akan melanjutkan kembali pemeriksaan terhadap kliennya. Rencananya, pemeriksaan akan dilakukan pada besok, 17 September 2019.

Dalam pemeriksaan lanjutan tersebut, kliennya akan diminta membawa barang bukti kembali di antaranya surat bukti perjanjian pinjaman uang.

"Besok itu pendalaman, jadi makanya tadi diskors (dihentikan) karena masih banyak sekali materinya. Jadi, besok BAP lanjutan," ujar Jack.

Seperti diberitakan sebelumnya, Titi berniat meminjam uang senilai Rp 15 miliar kepada Andrew Darwis pada November 2018. Namun, Titi mengaku hanya diberikan pinjangan sebesar Rp 3 miliar.

Tak lama dari peminjaman dilakukan, Titi mengetahui bahwa sertifikat gedung miliknya di kawasan Panglima Polim, Jakarta Selatan telah berganti nama menjadi Andrew Darwis.

Baca Juga : Kronologi Dugaan Penipuan yang Menyeret Nama Pendiri Kaskus

Atas peristiwa tersebut, Andrew dilaporkan ke polisi atas kasus dugaan pemalsuan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Laporan tersebut dibuat pada 13 Mei 2019 dengan nomor laporan LP/2959/V/2019/PMJ/Dit. Reskrimsus.

Pasal yang disangkakan yakni Pasal 263 ayat 2 KUHP, dan atau Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 3, 4, 5 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini