nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Diminta Menteri PUPR, Anies Akan Jelaskan soal Izin PKL di Trotoar

Fadel Prayoga, Jurnalis · Selasa 17 September 2019 12:21 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 17 338 2105832 diminta-menteri-pupr-anies-akan-jelaskan-soal-izin-pkl-di-trotoar-0qSlITRdRI.jpg Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan, akan mengumumkan guna menjelaskan secara detail ihwal penataan pedagang kaki lima (PKL) yang diizinkan untuk berdagang di atas trotoar.

Hal ini merespons ucapan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono yang ingin meminta penjelasan dari Anies terkait rencana tersebut.

"Gini, nanti sesudah kita umumkan penataan lengkapnya. Kalau enggak cuma tektok gini aja. Kutip-kutip kecil, membingungkan bagi masyarakat," kata Anies di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (17/9/2019).

Baca Juga: Soal PKL di Trotoar, PDIP: Kembalikan Aturan Pada UU 

PKL di trotoar

Menurut dia, bila hanya dijelaskan secara sepotong-sepotong, maka nanti hanya menimbulkan persepsi yang berbeda-beda di masyarakat.

"Akhirnya cuma jadi percakapan membingungkan, lebih baik tunggu sesudah ada pengumuman lengkap," ujarnya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu memastikan dengan diizinkannya PKL di atas trotoar nanti, tak akan mengganggu aktivitas pejalan kaki. "Tapi intinya kita ingin di Jakarta ada kesetaraan kesempatan, karena trotoar kan beda-beda," kata dia.

Sebelumnya, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pihaknya akan meminta penjelasan langsung dari Gubernur DKI Jakarta mengenai wacana ini. Karena menurutnya, hingga saat ini belum ada laporan resmi kepada pihaknya.

“Kalau memang dia melanggar ya saya suratin. Saya mau tegasin,” ujarnya saat ditemui di Jakarta, kemarin.

Baca Juga: Rencana Anies Izinkan Trotoar untuk PKL Ditolak Koalisi Pejalan Kaki 

Nantinya, Basuki juga akan meminta titik lokasi trotoar yang akan dijadikan tempat berjualan PKL. Pihaknya hingga saat ini belum mengetahui titik trotoar yang akan dijadikan tempat jualan PKL.

“Dan tidak boleh permanen seperti di Tanah Abang trotoar dipakai untuk jualan itu enggak boleh,” ucapnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini