nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anies Akui Formula E Tak Menguntungkan di Tahun Pertama

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Kamis 19 September 2019 22:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 19 338 2107035 anies-akui-formula-e-tak-menguntungkan-di-tahun-pertama-CeTYzBowXt.jpg Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui penyelenggaraan Formula E tidak menghasilkan keuntungan atau balik modal pada awal-awal tahun penyelenggaraannya.

"Nah, sebagai sebuah kegiatan yang baru, memang di (tahun) 1 sampai 4, mereka mengalami apa yang mereka sebut tidak untung," ujar Anies di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Kamis (19/9/2019).

Dikarenakan, Formula E merupakan sebuah kegiatan yang baru berusia 6 tahun, maka Anies menilai wajar jika pada awal-awal masa penyelenggaraannya tidak menghasilkan keuntungan.

Baca Juga: Pastikan Jakarta Tuan Rumah Formula E, Anies: Detailnya Besok Diumumkan 

Namun, Anies merasa beruntung penyelenggaraan itu diadakan di Jakarta pada tahun ke-6, yang diklaimnya Formula E sudah melewati masa balik modal. Sehingga, ia yakin turnamen balap mobil bebas emisi tersebut bisa menghasilkan keuntungan.

"Jadi, itu bukan berarti selalu rugi. Jadi itu fase pertumbuhan. Sama seperti kalau usaha, pasti di tahun-tahun pertama Anda akan merasakan break even point," tuturnya.

"Nah, sekarang mereka sudah masuk break even point. Maka, sponsor dan lain-lain sekarang sudah lengkap. Jadi, Jakarta itu masuknya di waktu yang tepat," ujar mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut.

 Formula E Foto Istimewa

Diketahui, Pemprov DKI Jakarta sudah mengusulkan anggaran sebanyak 20,79 juta Poundsterling atau sebesar Rp360 miliar dalam rancangan APBD-P 2019 yang telah disepakati bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta.

Baca Juga: Anies Yakin Formula E Bisa Dongkrak Perekenomian 

Pengajuan anggaran Rp900 miliar tersebut memiliki rincian biaya untuk penyelenggaraan sebesar 22 juta Poundsterling atau sekitar Rp378 miliar dan biaya asuransi 35 juta Euro atau sekitar Rp556 miliar. Dinas juga menyiapkan anggaran Rp600 juta untuk sosialisasi pra Formula E dalam kegiatan Jakarta Fun Race 2019.

Dengan demikian, total rencana anggaran untuk penyelenggaraan balap Formula E adalah senilai Rp1,3 triliun.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini