nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jalur Khusus Sepeda di Jakarta Malah Jadi Parkiran Ojek Online

Minggu 22 September 2019 15:05 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 22 338 2107884 jalur-khusus-sepeda-di-jakarta-malah-jadi-parkiran-ojek-online-xt1Zzh4YaY.jpg Jalur sepeda dijadikan tempat parkir sejumlah motor milik driver ojek online. (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyediakan 17 jalur khusus sepeda. Belum sepekan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan melakukan uji coba, jalur tersebut telah berubah menjadi tempat parkir pengemudi ojek online.

Sebagaimana diberitakan iNews.id, jalur yang jadi tempat parkir itu adalah di kawasan Jalan Pemuda, Jakarta Timur. Dalam gambar yang viral di media sosial, para pengemudi ojek online memarkir kendaraannya berderet di sepanjang jalur khusus sepeda. Sementara pengemudi ojek online duduk berkumpul di trotoar jalan.

Selain ojek online, sejumlah pengemudi transportasi umum roda tiga bahan bakar gas (BBG) juga memarkirkan kendaraannya di jalur khusus sepeda. Transportasi BBG itu diparkir berbaris.

Foto: Ist

Padahal Gubernur DKI Jakarta, Jumat (20/9) melakukan uji coba jalur khusus sepeda menuju kantornya di Balai Kota, Jakarta Pusat. Saat itu Anies menggunakan pakaian dinas harian (PDH) warna putih, celana bahan berwarna gelap mengendarai sepeda.

Anies menuju Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, pukul 07.00 WIB. Jalur-jalur yang dilalui Anies beserta rombongan, yaitu jalan yang terdampak kebijakan perluasan ganjil-genap.

Menurutnya, sepeda bisa menjadi alat transportasi baru tanpa perlu membawa banyak perlengkapan. Untuk bersepeda, kata dia, yang terpenting harus selalu ada yaitu helm sebagai pelindung kepala.

Bahkan, Anies mengklaim, bersepeda dari Velodrome, Jalan Pemuda, Jakarta Timur sampai ke Balai Kota, Jakarta Pusat bisa lebih cepat daripada naik kendaraan bermotor. Itu sudah dia buktikan langsung begitu mengetahui bahwa rombongan yang menggunakan kendaraan bermotor lebih lama tiba di Balai Kota daripadanya yang menggunakan sepeda.

Terakait hal ini, Anies mengatakan, butuh waktu untuk menciptakan masyarakat mematuhi aturan jalur khusus sepeda. "Sama ketika kita dulu membuat jalur busway pertama kali 2004 itu perlu waktu untuk menjadi suatu norma baru di kota kita," ujar Anies di pulau Tidung Kecil, Kepulauan Seribu, Jakarta, Minggu (22/9/2019).

Dia menilai, terpenting saat ini upaya untuk mengajak masyarakat lebih sering menggunakan sepeda dalam beraktivitas."Jarak dekat mau ke toko, mau ke warung mau ke dekat rumah, mau ada acara sering-seringlah pakai sepeda," ucapnya.

Menurutnya, Pemprov DKI sedang menggalakkan program menggunakan sepeda dengan membangun infrastruktur pendukung. Misalnya, rambu, jalur khusus hingga landasan hukum yang pasti.

"Dan tugas dari kami pemerintah menyiapkan jalurnya yang sudah dideteksi bisa dibangun jalur sekitar 500 kilometer," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini