nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Imbas Demo Buruh di DPR, TransJakarta Lakukan Pengalihan Rute

Fadel Prayoga, Jurnalis · Rabu 02 Oktober 2019 09:50 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 02 338 2111818 imbas-demo-buruh-di-dpr-transjakarta-lakukan-pengalihan-rute-nfRs1Znfel.jpg Bus TransJakarta (Foto: Heru Haryono/Okezone)

JAKARTA - Sejumlah elemen kelas pekerja atau buruh akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat. PT Transjakarta kembali melakukan pengalihan rute bus yang melintas di kawasan tersebut.

Adapun beberapa rute yang dilakukan pengalihan adalah sebagai berikut :

1. Rute 1F yakni Bundaran Senayan - Stasiun Palmerah dan 1B yaitu Tosari - Stasiun Palmerah mengalami pengalihan rute dan untuk sementara tidak melewati Halte Senayan JCC, DPR1, dan DPR 2.

2. Rute S41 yaitu Pondok Cabe - Tanah Abang mengalami pengalihan rute untuk sementara tidak melewati Plang bus stop Istora Senayan sampai dengan Museum Tekstil.

Dari bus stop Plaza Senayan langsung belok ke kanan ke arah FX Senayan kemudian belok ke kiri lanjut pelayanan di rute 1N sampai halte jaklingko Tanah Abang.

"Dan arah sebaliknya dari jaklingko Tanah Abang pelayanan di rute 1N hingga bundaran senayan lanjut pelayanan normal mengarah ke terminal Pondok Cabe," kata Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transportasi Jakarta, Nadia Diposanjoyo dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (2/10/2019).

Adapun bus stop yang tidak dilalui sebagai berikut :

1. Istora Senayan

2. Graha Menpora

3. TVRI

4. Taman Ria

5. DPR/MPR 1

6. DPR/MPR 2

7. RS Bakti Mulia

8. Sekolah Lamuel

9. Sekolah Bethel

10. Jl. Petamburan 3

11. Rumah Sakit Pelni

12. Simpang KS Tubun

13. Masjid An-Nur

14. Gedung ATC

15. Museum Tekstil

Sementara untuk koridor 9 rute Pinang Ranti-Pluit selepas halte Semanggi bus masuk via tol dan keluar selepas halte Slipi Petamburan. Sedangkan Pluit arah Pinang Ranti Normal.

"Halte Senayan JCC dan Slipi Petamburan arah Pluit tidak bisa pelayanan," ujarnya.

Rencananya, aksi buruh ini akan diikuti sekitar 30.000 peserta yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI). Setidaknya ada beberapa tuntutan yang diaspirasikan oleh para buruh.

Antara lain, menolak revisi Undang-undang Ketenagakerjaan, kenaikan iuran BPJS Kesehatan, dan revisi Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini