Anies Pastikan KJP Plus Pelajar Demo Anarkis di DPR Tak Dicabut

Fadel Prayoga, Okezone · Rabu 02 Oktober 2019 13:52 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 02 338 2111940 anies-pastikan-kjp-plus-pelajar-demo-anarkis-di-dpr-tak-dicabut-xzxO4eHKun.jpg Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan memastikan tak akan mencabut hak Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus para pelajar yang terlibat aksi demonstrasi berujung kericuhan di Gedung DPR, Senin 30 September 2019 lalu.

Hal itu untuk meluruskan informasi yang diucapkan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Ratiyono. Kemarin, Ratiyono mengatakan bakal mencabut KJP Plus para pelajar yang terbukti melakukan tindakan kriminal dalam kegiatan unjuk rasa tersebut.

"Saya tak pernah menggariskan pencabutan KJP. Yang harus adalah pembinaan lebih jauh, orangtua dipanggil, anak dipanggil, diajak diskusi," kata Anies di kawasan Jakarta Barat, Rabu (2/10/2019).

Baca Juga: Polisi Sebut 7 Pedemo di Gedung DPR Positif Narkoba 

Kericuhan demo pelajar di DPR

Menurut dia, pihaknya tak berwenang melakukan pencabutan KJP Plus terhadap para pelajar yang bermasalah. Sebab, sebagai pemerintah, maka yang harus dilakukan ialah memastikan setiap warga negara mendapatkan pendidikan yang layak.

"Kalau kemudian tanggung jawab kita ialah menyekolahkan mereka lalu KJP-nya dicabut, bisa sekolah dari mana nanti? Kan justru tidak sejalan dengan tujuan pemerintah mendidik semua anak," ujarnya.

Ia mengaku menyerahkan kepada aparat kepolisian dalam penanganan pelajar yang terbukti melakukan tindakan kriminal dalam aksi demonstrasi tersebut.

"Karena begitu nyangkut urusan pidana, maka ia berhadapan dengan hukum kita. Tapi secara tanggung jawab pendidikan, negara terus menjalankan tugasnya, mendidik setiap orang," kata Anies.

Baca Juga: Polisi Tangkap Kreator Grup Whatsapp STM

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini