nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Sebut Grup Whatsapp STM untuk Galang Kekuatan ke DPR

Muhamad Rizky, Jurnalis · Kamis 03 Oktober 2019 06:39 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 03 338 2112223 polisi-sebut-grup-whatspp-stm-untuk-galang-kekuatan-ke-dpr-Pf0XhTu8tb.jpg Aksi Demonstrasi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Berlangsung Ricuh (foto: Okezone/Arif Julianto)

JAKARTA - Polisi telah menangkap 7 orang terkait kasus grup WhatsApp (WA) para pelajar STM yang belakangan ramai dibicarakan publik.

Kasubdit II Dit Siber Bareskrim Polri, Kombes Rickynaldo Khairul mengatakan, berdasarkan keterangan para pelaku grup itu sengaja dibuat untuk menggalang massa aksi di depan Gedung DPR/MPR RI.

Baca Juga: Polisi Tangkap Kreator Grup Whatsapp STM 

Aksi Demonstrasi di Gedung DPR Berakhir Ricuh

“Berisikan mengajak bergabung bersama mahasiswa menghimpun kekuatan untuk melakukan kegiatan unjuk rasa di gedung DPR pada Senin, 30 September 2019. Mereka memposting WhatsApp story berupa link grup,” kata Rickynaldo kepada wartawan, Kamis (3/10/2019).

Ia menjelaskan, pengungkapan kasus itu sendiri diketahui setelah pihaknya melakukan patroli siber. Mereka kemudian mengetahui group tersebut. Belakangan diketahui grup-grup tersebut memiliki member ratusan orang.

“Keseluruhan member hampir 200 lebih full anggota membernya," ungkapnya.

Para pelaku tambahnya, selain menyebar lewat WhatsApp story juga membagikan link ajakan untuk aksi tersebut melalui grup di media sosial berupa Facebook, Instagram dan Twitter.

"Seolah-olah di blast ke seluruh medsos Indonesia sehingga mudah sekali untuk memfollow anggota member,” tuturnya.

Baca Juga: Viral Grup WA STM Allbase, Polisi Angkat Bicara 

Aksi Demonstrasi di Gedung DPR Berakhir Ricuh

Namun Rickynaldo tidak menyebut siapa saja tujuh orang pelaku tersebut, hanya satu orang berinisial RO yang diduga merupakan seorang kreator dari ajakan itu.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya polisi menjerat dengan Pasal 160 KUHP tentang penghasutan untuk melakukan tindak pidana dengan ancaman 6 tahun penjara.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini