nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jalur Puncak Tak Akan Terapkan One Way Lagi, Ini Gantinya

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis · Jum'at 04 Oktober 2019 22:59 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 04 338 2113111 jalur-puncak-tak-akan-terapkan-one-way-lagi-ini-gantinya-XQaJKEXcQO.jpg Ilustrasi

BOGOR - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor akan melakukan uji coba rekayasa lalu lintas baru di Jalur Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat yakni dengan sistem kanalisasi 2-1 dalam waktu dekat.

Kasat Lantas Polres Bogor AKP Fadli Amri mengatakan sistem kanalisasi 2-1 tersebut yakni adalah rekayasa lalu lintas di mana petugas akan memperioritaskan arus kendaraan yang mengalami kepadatan menjadi dua lajur. Sedangkan, untuk arus kendaraan sebaliknya hanya diberi satu lajur.

"Hampir sama dengan normal 2 arah bedanya diprioritas naik atau turun (2 lajur) yang trafficnya lebih padat. Jadi harus dikanalisasi sehingga baik yang naik dan turun antri sesuai porsinya," kata Fadli, Jumat (4/10/2019).

Akan tetapi, sistem 2-1 tersebut mempunyai kelemahan dimana polisi harus menerjunkan banyak personel juga barier sebagai pembatas di sepanjang Jalur Puncak sepajang 22 kilometer mulai dari Simpang Gadog hingga kawasan Puncak Pass.

Baca Juga: Polres Bogor Akan Ujicoba Kanalisasi 2-1 di Jalur Puncak, Ini Penjelasannya

"Ini memerlukan kanalisasi yang panjang dari Pos Gadog hingga Puncak Pass, baik personil maupun barrier karena jarak yang jauh," jelasnya.

Sistem rekayasa baru tersebut diharapkan mampu menjadi pilihan selain one way yang sudah puluhan tahun diterapkan di Jalur Puncak.

"Berbagai upaya kami terus lakukan untuk mengurai kepadatan, memang selama ini yang baik adalah one way dan kita sedang mencari solusi alternatifnya. Uji coba dilakukan dalam waktu dekat, kita akan lihat dampaknya selain one way," ungkap Fadli.

Ilustrasi

Nantinya, uji coba ini akan dilakukan bersama Kementerian Perhubungan dan lainnya melihat dampak lalu lintas yang terjadi. Fadli tetap berharap agar jalur alternatif Cibubur-Jonggol-Cianjur dapat dioptimalkan untuk mengurangi beban kendaraan di Jalur Puncak.

"Kegiatan ini harus tetap didukung dengan mengoptimalkan jalur alternatif di seputaran Puncak dengan memberdayakan polisi lingkungan warga (polingga) serta mengoptimalkan jalur alternatif Cibubur-Cileungsi-Jonggol agar mengurangi beban kendaraan yang melintas di Jalur Puncak," tandasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini