nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sistem Kanalisasi 2-1 di Jalur Puncak, Berlaku Mulai 27 Oktober

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis · Minggu 06 Oktober 2019 03:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 06 338 2113401 sistem-kanalisasi-2-1-di-jalur-puncak-berlaku-mulai-27-oktober-Y3bdgTUAQ7.jpg Kemacetan di Jalur Puncak (Foto: Putra/Okezone)

BOGOR - Sistem rekayasa lalu lintas kanalisasi 2-1 mulai diuji coba di Jalur Puncak, Kabupaten Bogor pada 27 Oktober 2019 mendatang. Uji coba itu akan dilakukan selama satu bulan yang nantinya akan menjadi opsi selain sistem satu arah (oneway).

Hal itu dikatakan Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono saat meninjau Jalur Puncak di Simpang Gadog, Kabupaten Bogor, Sabtu (5/10/2019).

Ia mengatakan, sisten kanalisasi ini merupakan hasil dari kajian berbagai pihak termasuk masyarakat di kawasan Puncak yang selama puluhan tahun merasa terganggu mobilitasnya dengan sistem oneway.

"Jadi setelah bertemu dengan berbagai pihak, muncul sistem kanalisasi. Jadi aksesbilitas pengguna jalan dan masyarakat tetap berlangsung sepanjang hari tidak seperti sistem oneway," kata Bambang.

Puncak

Baca juga: Jalur Puncak Tak Akan Terapkan One Way Lagi, Ini Gantinya

Secara teknis, masa uji coba kanalisasi akan dilakukan setiap akhir pekan Sabtu dan Minggu selama satu bulan. Sama halnya dengan sistem oneway sebelumnya, pagi hari memperioritaskan kendaraan dari arah Jakarta menuju Puncak, sedangkan sore hari dari Puncak menuju Jakarta.

"Jamnya sama dengan sistem one way. Jadi, sistem kanalisasi ini kendaraan dari dua arah masih bisa berjalan hanya saja Jalur Puncak akan menjadi tiga lajur dengan kombinasi 2-1," jelas Bambang.

Pada masa uji coba tahap I ini, hanya akan diberlakukan sekitar 20 kilometer mulai Simpang Gadog hingga Simpang Taman Safari. Sepanjang jalur itu, akan diberi pembatas traffic cone (kerucut) sebanyak 1.000 buah dan ditempatkan petugas.

"Lalu untuk kendaraan yang memutar balik arah atau keluar-masuk. Akan dibuat interchange di beberapa titik pusat keramaian dan ada petugas untuk mengatur dan memantau traffic cone," tutupnya.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini