nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Telat Sahkan APBD 2020, Anggota DPRD DKI Terancam Tak Gajian 6 Bulan

Fadel Prayoga, Jurnalis · Rabu 09 Oktober 2019 10:40 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 09 338 2114631 telat-sahkan-apbd-2020-anggota-dprd-dki-terancam-tak-gajian-6-bulan-RuMxej69i7.jpg Wakil Ketua Sementara DPRD DKI Jakarta, Syarif. (Foto : Dok Okezone.com)

JAKARTA – Wakil Ketua sementara DPRD DKI Jakarta, Syarif, mengatakan seluruh anggota parlemen Kebon Sirih terancam tak gajian selama enam bulan bila tidak menyelesaikan pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020 pada 30 November 2019.

Politikus Partai Gerindra itu mengaku akan mengebut penyusunan alat kelengkapan dewan (AKD) setelah lima pimpinan DPRD definitif selesai dilantik pada Senin, 14 Oktober 2019.

Hal itu untuk menghindari sanksi yang tercantum dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 33 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2020.

"Itu APBD harus selesai 30 November ketok palu. Kalau enggak, ada konsekuensinya. PP-nya mengatur ada sanksi 6 bulan enggak gajian tuh," kata Syarif kepada wartawan, Rabu (9/10/2019).

DPRD DKI Jakarta. (Foto : Dok Okezone)

Ia meminta kepada seluruh anggota legislatif untuk menyadari betapa pentingnya pembahasan APBD 2020 tersebut. Sebab, dana itu akan digunakan untuk pembangunan di wilayah Ibu Kota selama satu tahun mendatang.

Selain itu, kata dia, dirinya pun tak ingin terkena sanksi tak menerima gaji Rp111 juta akibat molornya penetapan APBD 2020 tersebut. Ia juga mengimbau agar pihak eksekutif menyiapkan rancangan anggaran secara terperinci saat pembahasan di Badan Anggaran (Banggar) nanti.


Baca Juga : DPRD DKI Desak Kemendagri Segera Sahkan 5 Pimpinan

"Kalau tidak nanti bisa kena sanksi. Saya pikir anggota lain juga menyadari itu," kata dia.

Sekadar diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah mengajukan Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk APBD DKI 2020.

Untuk total anggaran yang diajukan dalam KUA-PPAS 2020 naik Rp6,9 triliun lebih dari APBD 2019, yang ditetapkan akhir tahun lalu. APBD 2019 diketahui sebesar Rp89,08 triliun, kini anggaran KUA-PPAS 2020 yang diajukan adalah Rp95,99 triliun. (erh)


Baca Juga : DPRD DKI Targetkan Sebelum Akhir 2019 Anies Sudah Didampingi Wagub

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini