nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Oknum Dokter Gigi yang Tipu Warga Bekasi Rp16 Miliar Divonis 4 Tahun Penjara

Wijayakusuma, Jurnalis · Kamis 10 Oktober 2019 11:34 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 10 338 2115109 oknum-dokter-gigi-yang-tipu-warga-bekasi-rp16-miliar-divonis-4-tahun-penjara-IhrMCuVi1i.jpg Sidang Vonis Kasus Penipuan yang Dilakukan Dokter Gigi Bernama Nurdanti Digelar di PN Bekasi, Jawa Barat (foto: Okezone/Wijayakusuma)

BEKASI - Nurdanti, oknum dokter gigi terdakwa kasus penipuan alat-alat kesehatan fiktif, divonis hukuman 4 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Kota Bekasi, Jawa Barat. Terdakwa dinyatakan bersalah karena melanggar Pasal 378 dan Pasal 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan.

Vonis yang dibacakan Ketua Majelis Hakim, Hamonangan Tampubolon itu sesuai dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Hakim menilai tak ada yang bisa meringankan hukuman terdakwa, yang sebelumnya sempat tersandung kasus yang sama.

Baca Juga: Tertipu Oknum Dokter Gigi, Warga Bekasi Kehilangan Rp16 Miliar 

Sidang Vonis Penipuan yang Dilakukan Dokter Gigi di PN Bekasi, Jawa Barat (foto: Okezone/Wijayakusuma)

Meski masih diliputi kemarahan, pihak keluarga korban mengaku puas dengan vonis yang dijatuhkan kepada terdakwa, atas tindakannya menipu korban hingga Rp16 miliar.

"Ya kita tahu dia (terdakwa) kan sebelumnya pernah terkena kasus yang sama di pengadilan Tangerang. Jadi, ya mungkin dia mengulangi perbuatannya," kata Iyang Triyanto, salah seorang kerabat korban kepada Okezone di PN Bekasi, Rabu 9 Oktober 2019.

Selain kasus penipuan, kata dia, terdakwa juga dilaporkan pihak keluarga korban atas kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU), yang kini sedang berproses di Polres Metro Bekasi Kota.

"Kita sedang proses sudah buat laporan untuk TPPU di Polres Bekasi. Jadi sekarang juga sedang tahapan pemanggilan saksi-saksi, terutama dia yang menerima aliran dana dari hasil kejahatan tersebut," ujarnya.

Sidang Vonis Penipuan yang Dilakukan Dokter Gigi di PN Bekasi, Jawa Barat (foto: Okezone/Wijayakusuma)	 

Sementara kuasa hukum terdakwa, Samuel Waldemark merasa keberatan dengan hukuman 4 tahun penjara untuk kliennya. Menurutnya vonis hakim seharusnya lebih ringan dari tuntutan JPU, dikarenakan terdakwa sudah mengembalikan sebagian uang milik korban.

"Sangat kecewa karena tidak ada yang meringankan saksi-saksi tersebut. Tapi untungnya saja dari bapak Dokter Efendi dalam konteks Pasal 372 karena dari dakwaan pertama kali itu 372 dan 378. Dan untungnya dia melarikan pasal tersebut ke 378 yaitu penipuan, itu aja sih," kata Samuel.

Baca Juga: Ditipu hingga Rp35 Miliar, Puluhan Nasabah Uang Digital di Tangsel Lapor Polisi 

Sebelumnya, terdakwa oknum dokter gigi Nurdanti yang berpraktek di Harapan Indah, Kota Bekasi, dan Rawamangun, Jakarta Timur, dilaporkan atas dugaan penipuan ke Polres Metro Bekasi Kota oleh seorang warga Bekasi bernama Asrianti.

Modus sang oknum dokter yaitu menawarkan proyek pengadaan alat-alat kesehatan. Agar proyek bisa berjalan, terdakwa kemudian meminjam modal sebesar Rp16 miliar kepada sejumlah korban. Namun proyek yang ditawarkan ternyata fiktif.

Sidang Vonis Penipuan yang Dilakukan Dokter Gigi di PN Bekasi, Jawa Barat (foto: Okezone/Wijayakusuma)

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini