nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pelajar SMA Ini Edarkan 37 Kg Ganja ke Wilayah Jabodetabek

Wahyu Muntinanto, Jurnalis · Kamis 10 Oktober 2019 23:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 10 338 2115397 pelajar-sma-ini-edarkan-37-kg-ganja-ke-wilayah-jabodetabek-qjfzzrJsVS.jpg Foto Istimewa

DEPOK - Satnarkoba Polresta Depok menyita sebanyak 37 Kilogram ganja kering dari sebuah rumah kontrakan di wilayah Rangkapan Jaya, Pancoran Mas, Kota Depok pada Minggu 6 Oktober 2019 sekitar jam 01.00 WIB.

Puluhan ganja kering yang terbungkus lakban coklat itu berasal dari Aceh dan akan diedarkan ke wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang, Bekasi) sesuai dengan pesanan.

"Ganja itu memang sengaja di pesan dari Aceh langsung untuk nanti diedarkan ke wilayah Jabodetabek," kata Kasat Narkoba Polresta Depok, Kompol Indra Tarigan, Kamis (10/10/2019).

 Baca juga: Tangkap Pelajar SMA, Polisi Amankan 37 Kg Ganja di Depok

Dari penyidikan sementara, jika tersangka inisial FF termasuk salah satu jaringan Narkoba antar pulau di Indonesia. Selain FF polisi juga menangkap seorang pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) inisial MFR yang bertugas sebagai pengedar atau kurir ganja tersebut.

"Keduanya ditangkap secara terpisah di wilayah Depok, Jawa Barat. Pertama kami tangkap MFR dengan cara udercover dan dikembangkan lalu menangkap bandar besarnya FF," ucapnya.

Dari tangan tersangka polisi menyita satu buah kardus berisi 5 bungkus ganja dilakban warna coklat, satu buah kardus berisi 9 bungkus ganja dilakban warna coklat, satu buah kardus berisi 16 bungkus ganja dilakban warna coklat.

Lanjut Indra Tarigan, satu buah plastik merah didalamnya terdapat 7 bungkus kertas warna coklat berisi ganja dilakban warna coklat, satu buah plastik warna hitam didalamnya terdapat 2 bungkus kertas warna coklat berisi ganja ukuran besar, 6 bungkus kertas warna coklat berisi ganja ukuran kecil dengan berat brutto 38.667 gram

"Bandar ganja ini akan kami jerat dengan Undang-undang Narkotika nomor 35 tahun 2009, Pasal 114 ayat 2 juncto 132 ayat 1 dengan ancaman hukuman mati," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini