nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemprov DKI: Pencari Suaka di Trotoar Kebon Sirih Sudah Tidak Ada

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Jum'at 11 Oktober 2019 13:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 11 338 2115640 pemprov-dki-pencari-suaka-di-jalan-kebon-sirih-sudah-tidak-ada-PfCuC4TeUs.jpg Trotoar Jalan Kebon Sirih pada Jumat siang ini sudah steril dari para pencari suaka. (Foto: Sarah Hutagaol/Okezone)

JAKARTA – Puluhan pencari suaka pada Kamis 10 Oktober 2019 malam kembali terlihat memadati Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Mereka duduk di trotoar depan Kantor United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR).

Berdasarkan pantauan Okezone di lokasi pada Jumat siang ini, puluhan pencari suaka tersebut sudah tidak ada lagi di sana. Trotoar di Jalan Kebon Sirih telah steril dari para pencari suaka.

Baca juga: Puluhan Pencari Suaka Kembali Padati Trotoar Kebon Sirih 

Pencari suaka sempat kembali memenuhi trotoar Jalan Kebon Sirih pada Kamis 10 Oktober 2019 malam. (Foto: Okezone)

Ketika dikonfirmasi ke Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI Jakarta Taufan Bakri, dijelaskan bahwa para pencari suaka memang sudah diantar ke tempat penampungannya di bekas Gedung Kodim Kalideres, Jakarta Barat.

"Sudah enggak ada lagi. Kita langsung bersihin malam itu pukul 23.30 WIB," ujar Taufan kepada Okezone, Jumat (11/10/2019).

Baca juga: Pencari Suaka Kembali ke Trotoar Kebon Sirih, Anies Bakal Telepon Mensos 

"Dari jam 18.00, negosiasi lamalah sama mereka. Ya ibu-ibulah kita kasih pengertian, enggak bagus tidur di jalanan, berbahaya buat kesehatan anak-anak," tambah Taufan.

Dia mengungkapkan, kembalinya para pencari suaka tersebut dikarenakan janji-janji pihak UNHCR yang tidak sesuai harapan mereka. Oleh karena itu, para pencari suaka kembali turun ke Jalan Kebon Sirih.

Baca juga: UNHCR Setop Beri Makan dan Uang, Pencari Suaka Kembali ke Trotoar Kebon Sirih 

Trotoar Jalan Kebon Sirih sudah steril dari para pencari suaka. (Foto: Sarah Hutagaol/Okezone)

"Ya ini ketidakpuasan mereka terhadap UNHCR, karena janji-janji UNHCR selalu tidak tepat seperti apa yang diharapkan, lalu menimbulkan gesekan," ungkap Taufan.

"Bagi kami, kalau mendirikan tenda, tidur-tidur di jalanan kan enggak baik, maka kita geser kembali ke tempatnya, Kalideres. Karena kan kalau sudah jam 18.00 WIB kan waktu demo selesai," tutupnya.

Baca juga: Lewati Batas Waktu, 300 Pencari Suaka Masih Bertahan di Kalideres 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini