nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Karutan dan Kalapas se-Jakarta di Tes Urine

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Sabtu 12 Oktober 2019 17:28 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 12 338 2116100 karutan-dan-kalapas-se-jakarta-di-tes-urine-EvOJwYViNL.jpg Foto Ilustrasi Okezone

JAKARTA - Berkaca dari ditangkapnya oknum sipir Lapas kelas IIB Langsa, Aceh, karena terlibat peredaran narkotika, membuat Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kumham) DKI melakukan tes urine terhadap 2.000 pegawai pemasyarakatan yang selama ini bertugas di rutan dan lapas se-DKI.

Kepala Divis Pemasyarakatan kanwil Kumham DKI, Andika Dwi Prasetyo mengatakan, pihaknya langsung mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi kejadian serupa. Dimana pihaknya melakukan tes urine kepada seluruh pegawai.

"Bukan hanya sipir yang kami minta tes urine, kalapas, karutan hingga pejabat lainnya juga kami periksa," kata Andika, kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (12/10/2019).

Dari pemeriksaan yang diambil pihaknya, kata Andika, Kanwil Kumham ingin memastikan pegawainya bebas dari bahaya narkotika. Meski tes urine yang digelar merupakan yang kesekian kalinya, hal itu dinilai agar pihaknya tak kecolongan.

"Kemenkumham konsisten akan komitmen anti narkoba dan akan memerangi narkoba di lingkungan lapas, rutan, di DKI," tuturnya.

 Tes Urine

Dikatakan Andika, dengan melibatkan petugas dari BNNP DKI, pihaknya melakukan tes urine kepada 2000 pegawai Pemasyarakatan yang ada di jajarannya. Semua yang di tes itu yang selama ini bertugas di rutan dan lapas yang tersebar di seluruh wilayah Jakarta.

"Bila ada yang positif, langsung kami serahkan ke BNNP untuk ditindaklanjuti," ujarnya.

Bila ditemukan positif, kata Andika, pihaknya bukan hanya menyerahkan ke BNNP, namun selanjutnya akan didalami kelakuannya yang buruk itu. Sangsi pemecatan pun akan langsung diberikan bila ditemukan indikasi yang kuat.

"Karena kami ingin terus menjalankan perintah Pak Presiden untuk memberantas narkotika," ucap dia.

Sejauh ini, sambung Andika, pihaknya juga telah bekerja sama dengan BNN dan Polri untuk memberantas narkotika. Pimpinan kementerian hukum dan HAM juga sudah sangat tegas menyatakan tidak akan main-main dalam menangani pegawai yang terlibat narkoba.

"Kami tak main-main, terbukti akan langsung kami sikat," tutupnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini