nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Tangkap Kurir Heroin di Swalayan Kawasan Jakarta Utara

Muhamad Rizky, Jurnalis · Minggu 13 Oktober 2019 11:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 13 338 2116284 polisi-tangkap-kurir-heroin-di-swalayan-kawasan-jakarta-utara-wco6JFjPfk.jpg Ilustrasi penangkapan kurir narkoba. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Seorang pria berinisial LN memilih menjadi kurir narkoba jenis heroin karena himpitan kebutuhan ekonomi. Baru dua kali menjadi kurir, pekerjaan haram yang ia pilih itu terendus oleh polisi, dan akhirnya ditangkap.

Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetya mengatakan terbongkarnya aksi LN lantaran polisi mendapati laporan dari masyarakat tentang adanya transaksi narkoba di parkiran sebuah swalayan kawasan Penjaringan, Jakarta Utara.

Baca juga: Pelajar SMA Ini Edarkan 37 Kg Ganja ke Wilayah Jabodetabek 

Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan memantau pergerakan di swalayan tersebut dan melihat seorang laki-laki yang mencurigakan membawa tas hitam. Petugas lalu melakukan penggeledahan dan menemukan narkoba dalam tas itu.

"Biasanya sekali antar LN diupah Rp10 juta, dan untuk yang kedua kalinya sebelum tertangkap LN baru menerima Rp5 juta sebagai DP imbalan. Bayarannya terakhir Rp20 juta," ucap Fanani, Minggu (13/10/2019).

Ia menambahkan, cara pelaku melakukan transaksi untuk mengambil barang haram itu yakni diperintah mengambil kartu penitipan barang di sebuah tempat di rak belanjaan. LN kemudian mengambil barang tersebut dari tempat penitipan barang di swalayan dan membawa barang itu pulang kemudian menunggu perintah berikutnya.

Baca juga: Operasi Nila 2019, Polda Metro Tangkap 410 Tersangka Narkotika 

Adapun dalam pengungkapan kasus ini petugas menyita 35 kapsul berisi heroin dengan berat mencapai 366 gram. Polisi sendiri masih terus melakukan pengembangan guna mencari otak di balik sindikat ini.

"Menariknya kemasan yang digunakan berbentuk kapsul yang berisi heroin padat. Umumnya metode ini digunakan dalam modus swallower atau penyelundupan narkoba dengan cara dimasukkan ke dalam tubuh melalui anus," terangnya.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini