nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Takut Tak Terima Gaji Selama 6 Bulan, DPRD Kebut Bahas APBD 2020

Fadel Prayoga, Jurnalis · Selasa 15 Oktober 2019 12:33 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 15 338 2117081 takut-tak-terima-gaji-selama-6-bulan-dprd-kebut-bahas-apbd-2020-UFoocuGC7Z.jpg Rapat Paripurna DPRD DKI (Foto: Okezone/Fadel)

JAKARTA - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M. Taufik mengatakan, pihaknya akan fokus menyelesaikan pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020. Ia mengaku menargetkan sebelum 30 November, APBD 2020 sudah disahkan bersama pihak eksekutif.

Ia menyatakan, pekan depan akan mulai dibahas di dalam rapat badan anggaran (Banggar) DPRD. Hal itu mengingat jika melewati batas waktu 30 November, pihaknya akan disanksi tidak menerima gaji sebesar Rp 110 juta selama enam bulan.

"Kelar (pembahasan APBD 2020 pada akhir November). Minggu depan udah mulai (pembahasan)," kata Taufik kepada wartawan, Selasa (15/10/2019).

Ia menyebut, bahwa pada tahun sebelumnya APBD 2019 pembahasan kelar selama satu bulan. Namun, hal itu harus ada kerja sama yang baik dari eksekutif dan legislatif.

"Sebulan bisa, kalau serius, sebulan atau sebulan setengah," ujar dia.

DPRD

Baca Juga: Prasetyo Edi Tak Punya Target di Periode Kedua Memimpin DPRD DKI

Sebelumnya, Anggota DPRD DKI Jakarta Syarif mengatakan seluruh anggota parlemen Kebon Sirih terancam tak terima upah selama enam bulan bila tidak menyelesaikan pembahasan APBD 2020 pada 30 November 2019.

Hal itu untuk menghindari sanksi yang tercantum di dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 33 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2020.

"Itu APBD harus selesai 30 november ketok palu. Kalau enggak, ada konsekuensinya. PP-nya mengatur ada sanksi 6 bulan enggak gajian tuh," kata Syarif kepada wartawan, Rabu 9 Oktober 2019.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini