nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Beredar Foto Spanduk Wali Kota "Idris Dua Periode" di Masjid Depok

Wahyu Muntinanto, Jurnalis · Selasa 15 Oktober 2019 17:41 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 15 338 2117261 beredar-foto-spanduk-wali-kota-idris-dua-periode-di-masjid-depok-r3VZwjRU48.jpg Foto: Ist

DEPOK - Masjid Attaqwa di Depok jadi sorotan setelah memasang spanduk yang berisi ucapan tahun baru Islam dari Wali Kota Depok, Muhammad Idris.

Sepintas tak ada yang salah dari spanduk tersebut. Spanduk tersebut berisi foto Muhammad Idris dengan ucapan selamat tahun baru Islam dan sedikit kata-kata mutiara.

Namun, yang jadi sorotan adalah kata-kata di bawah ucapan tersebut yang menunjukan tanda sekelompok relawan "Jaringan Relawan Idris Dua Periode" yang diduga sebagai alat peraga kampanye Idris yang hendak kembali maju di Pilkada Depok 2020. Alhasil, foto tersebut beredar luas di media sosial terutama Whatsapp dan menimbulkan polemik.

Spanduk di Masjid Depok

Baca Juga: Dikritik soal Pemutaran Lagu di Lampu Merah, Wali Kota Depok: Lebay Sekali

Saat dikonfirmasi, salah satu Nazir Masjid Attaqwa, Fathoni menyangkal bahwa pemasangan spanduk tersebut sebagai bentuk kampanye. Menurutnya, pemasangan spanduk tersebut murni kesalahan tukang untuk menutupi area masjid yang sedang dalam proses renovasi.

"Itu murni kesalahan tukang pak, spanduk itu bukan untuk iklan atau kampanye tapi untuk menutupi atau melindungi bangunan dari serpihan adukan kerikil dari menara yang sedang dibangun," jelas Fathoni saat dikonfirmasi Okezone, Selasa (15/10/2019).

Fathoni yang mendengar ramainya kabar ini pun langsung menginstruksikan tukang yang berada di sana untuk mencopot spanduk tersebut. Pencopotan itu demi menghindari polemik di masyarakat luas.

Dok. Masjid Attaqwa Depok

"Dikonfirmasi aja kalau ada yang protes, tolong siapkan terpal yang baru. Kita ganti kok, ini semata-mata karena panitia ingin hemat aja pakai spanduk yang ada," jelasnya.

"Saya nazir Masjid Attaqwa, dan saya tidak tahu menahu pemakaian banner tersebut, yang jelas itu inisiatif tukang, pakai apa aja untuk pelindung dinding dari serpihan adukan," ungkapnya lagi.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini