nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tawuran di Depok Sebabkan Satu Pelajar Tewas Disabet Celurit di Kepala

Wahyu Muntinanto, Jurnalis · Rabu 16 Oktober 2019 18:55 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 16 338 2117835 tawuran-di-depok-sebabkan-satu-pelajar-tewas-disabet-celurit-di-kepala-DxyXp8hPkm.jpg Ilustrasi

DEPOK - Tawuran antar-pelajar dari SMK Izzata dan Arzuna dengan pelajar dari SMK Kusuma Bangsa di Jalan Raya Sawangan, Rangkapan Jaya, Pancoran Mas Kota Depok, Selasa 15 Oktober 2019.

Akibat tawuran itu dua orang menjadi korban, Sultan juniardi (18) dari SMK Izata saat ini masih dalam penanganan medis di RS Bhakti Yudan dan Yanmauli (17) dari SMK Kusuma Bangsa tewas di RS Hermina.

"Ada 2 korbanya, satu orang tewas terkena celurit di bagian kepala dan punggung yang satu lagi masih hidup," kata Kepala Urusuan Humas Polresta Depok, Ipda Made Budi saat dihubungi wartawan, Rabu (16/10/2019).

Baca Juga: Bawa Senjata Tajam, Puluhan Orang Serang Gedung SMK di Depok

Sebelumnya diberitakan satu pelajar atas nama Sultan Juniardi (18) dari SMK Izzata tewas bersimbah darah akibat sabetan senjata tajam jenis celurit. Hal tersebut dibantah pihak kepolisian karena korban masih dalam penanganan medis. Korban warga Hek Lio pondok terong itu dilarikan ke RS Bhakti Yudha oleh rekan-rekanya dan nyawa korban masih dapat diselamatkan.

Polsek Pancoran Mas pun langsung mengamankan 9 orang pelajar untuk dimintai keterangan. Hingga saat ini pelajar yang diamankan masih berada di Polresta Depok.

"Belum ada tersangka masih kami periksa," singkatnya.

Remaja Tawuran Depok

Sebelumnya, anggota Pokdarkamtibmas Kelurahan Mampang, Rizal mengatakan aksi tawuran kedua sekolah swasta tersebut sudah lama bermusuhan.

"Kita anggota Pokdarkamtibmas berduka cita dan turut prihatin masih ada lagi korban meninggal akibat tawuran pelajar. Dan sekolah SMA swasta di Depok yang terlibat itu-itu saja sudah lama saling bermusuhan," ujar Rizal.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini