nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cerita Bisnis Lendir sang Mucikari di Apartemen Mares Depok

Wahyu Muntinanto, Jurnalis · Rabu 23 Oktober 2019 00:08 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 22 338 2120428 cerita-bisnis-lendir-sang-mucikari-di-apartemen-mares-depok-u36U6KAbGG.jpg Ilustrasi Prostitusi Terselubung (foto: Shutterstock)

DEPOK - Penyidik Satreskrim Polresta Depok menetapkan M Reza (20) sebagai tersangka terkait kasus perdagangan orang atau muncikari karena menjual wanita inisial H (22) kepada pria hidung belang di Apartemen Margonda Residence (Mares) 2, Depok, Jawa Barat.

Tersangka Reza mengaku, jika H menjadi Pekerja Seks Komersial (PSK) atas kemauanya sendiri lantaran terlilit masalah ekonomi keluarga. Wanita yang sudah menjadi janda itu juga sering berkeluh kesah soal kehidupanya kepada tersangka.

Baca Juga: Polisi Bongkar Praktik Prostitusi di Apartemen Margonda Depok 

"Dia (H) mengaku kalau menjadi PSK kemaunya sendiri dia suka curhat masalah ekonomi ke saya," kata Reza di Polresta Depok, Selasa, (22/10/ 2019).

Ilustrasi (foto: Shutterstock) 

Awal mula menjadi muncikari, Reza menuturkan, jika saat itu dirinya hanya menyewakan unit kamar di apartemen tersebut. Namun, seorang wanita berinisial H itu kerap kali datang untuk menyewa kamar untuk transit sementara waktu.

"Saya nyewain kamar di apartemen itu dulunya, terus dia (H) suka nyewa kamar saya. Karena sering ketemu dia minta bantu tolong, dia suka curhat masalah ekonomi dia, si H janda anak satu," jelasnya.

Rupanya pertemuan dan curahan hati H membuat Reza merasa iba, hingga akhirnya permintaan H dituruti. Reza pun berinisiatif menawarkan H kepada pria hidung belang melalui media sosial. Bak gayung bersambut ternyata banyak pria yang ingin menyewa H.

"Sekali transaksi wanita itu dihargai Rp600 ribu per jamnnya kepada pelanggannya, saya dapat Rp150 dari setiap transaksi," imbunya.

Sejak itulah tersangka Reza tergiur menjalankan bisnis lendir sekaligus menawarkan kamar untuk transit. Sebab dalam hitungan jam Reza dapat mennghasilkan uang ratusan ribu rupiah tanpa harus bersusah payah.

"Saya baru menjalani bisnis ini sejak September 2019. Lumayan hasilnya dari penyewaan kamar aparteman ditambah keuntungan dari H," ucap dia.

Ilustrasi (foto: Shutterstock)

Baca Juga: Nur Hidayat Jual Istri Sendiri untuk Bayar Utang Persalinan Anak Pertama 

Satuan Resor Kriminal (Satreskrim) Polresta Depok bersama Polsek Beji menggagalkan perdagangan orang untuk dijadikan wanita penghibur alias pekerja seks komersial (PSK) di Apartemen Margonda Residence 2, Tower J, Kemiri Muka, Beji, Depok, Sabtu 19 Oktober 2019 pukul 01.00 WIB.

Kapolresta Depok, AKBP Azis Andriansyah mengatakan, di lokasi tersebut pihaknya menangkap satu orang muncikari M Reza (20) dan mengamankan korbannya seorang wanita inisial H (22).

"Pelaku disinyalir melakukan tindak pidana Perdagangan Orang sebagaimana di atur dalam Pasal 11, UU RI No 21, Tahun 2007," ucap Azis saat dihubungi wartawan, Senin 21 Oktober 2019.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini