nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Air Keran di Tangerang Keluar Minyak Tanah, Bisa Terbakar

Isty Maulidya, Jurnalis · Kamis 24 Oktober 2019 13:11 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 24 338 2121159 air-keran-di-tangerang-keluar-minyak-tanah-bisa-terbakar-sd2dLhH3Kw.jpg Air Keran Keluar Minyak Tanah di Tangerang (Foto: Okezone/Isty)

TANGERANG - Warga di wilayah Jurumudi Baru, Kota Tangerang dikejutkan oleh fenomena tak biasa. Pasalnya, keran yang seharusnya mengeluarkan air ternyata bercampur minyak tanah. Terdapat dua rumah yang airnya bercampur dengan minyak.

Hal tersebut diungkap oleh Sayuti (35) pemilik rumah yang keran airnya mengeluarkan minyak. Kecurigaan Sayuti berawal saat seluruh sayuran yang dia cuci mengeluarkan bau menyengat seperti solar. Bahkan bau tersebut mengular hingga keluar rumah.

"Kira-kira awal keluar hari Minggu sore, pertama airnya kecil terus pas airnya keluar banyak langsung putih kayak susu. Sekitar lima menit ditadahin, eh keluar minyak di atas airnya itu" jelasnya.

Air Keran Campur Minyak (Isti)

Menanggapi hal tersebut, Lurah Jurumudi Baru, Chaerudin juga mengungkapkan bahwa apa yang terjadi di wilayahnya tersebut memang benar terjadi. Pihak keluarahan sudah meninjau lokasi dan memastikan air yang keluar bercampur dengan minyak.

"Iya benar, sudah dicek kesana. Memang airnya itu ada campuran minyak. Jenisnya belum tahu, yang pasti minyak itu bisa membakar kertas yang dicelupkan ke air itu" ujarnya.

Chaerudin menjelaskan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang untuk mengambil sampel ait dan melakukan pemeriksaan terhadap kandungan dalam air tersebut.

"Samplenya sudah diambil dan diserahkan ke Dinas Lingkungan Hidup untuk diperiksa kandungan airnya seperti apa" ujar Cherudin.

Namun, dirinya belum bisa memastikan kapan hasil uji laboratorium akan keluar sebab pihaknya juga masih menunggu kabar dari dinas terkait. Untuk sementara ini, pihaknya hanya bisa memberi himbauan kepada warga yang terdampak untuk menjauhi sumber air.

"Kata dinas bisa seminggu hasilnya keluar, kami belum bisa pastikan ya. Tunggu kabar saja dari dinas, tapi yang pasti kami akan terus lakukan pendampingan" tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini