nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

MRT Jakarta, Moda Transportasi Massal yang Dinikmati Lintas Kalangan

Jum'at 25 Oktober 2019 12:19 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 25 338 2121601 mrt-jakarta-moda-transportasi-massal-yang-dinikmati-lintas-kalangan-It7t6JFJ0Z.jpg MRT Jakarta (Foto: Pemprov DKI Jakarta)

JAKARTA - Sejak pengoperasiannya diresmikan pada 24 Maret 2019, Moda Raya Terpadu (MRT) nampaknya langsung menjadi primadona transportasi publik termodern di Jakarta dan satu-satunya di Indonesia. Peminatnya tak hanya masyarakat yang biasa menggunakan angkutan umum, tapi juga dari kalangan aktris hingga pejabat negara.

MRT memang langsung menyedot perhatian setelah resmi diluncurkan. Apalagi, saat itu Pemprov DKI Jakarta menggratiskan biaya perjalanan hingga akhir Maret 2019. Setelahnya, Pemprov DKI Jakarta melalui PT MRT Jakarta memasang diskon 50 persen untuk biaya perjalanan.

Peminat MRT tak surut begitu penerapan harga normal. Berdasarkan data, jumlah penumpang terus naik setiap bulan bahkan sampai melebihi target. Dirut MRT Jakarta Wiliam Sabandar dalam satu kali wawancara menyebutkan, target 65 ribu penumpang per hari terlampaui karena faktanya, MRT mengangkut lebih 93 ribu orang per hari.

Perluasan aturan ganjil genap rupanya ikut mempengaruhi naiknya jumlah pengguna MRT. Menurut Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo, jumlah pengguna sempat mencapai 97.000 orang per hari, ketika aturan dijalankan.

“Jumlah penumpang MRT sempat menyentuh 97.000 per hari. Tapi sekarang rata-rata itu 93.000 (penumpang) dari 80.000 per hari. Kenaikannya cukup signifikan," ujar Syafrin di Balai Kota DKI Jakarta, beberapa waktu lalu.

 MRT Jakarta

Menariknya, MRT ternyata tak cuma menarik perhatian masyarakat umum, tapi juga selebriti Ibukota. Banyak aktris maupun aktor yang memposting foto tengah menikmati perjalanan dengan MRT. Sebut saja presenter Raffi Ahmad, komika sekaligus sutradara Raditya Dika, aktris Hannah Al Rashid, serta aktris dan model Shareefa Danish.

"Everyday is a fashion show, and MRT stasion is my runway," tulis Shareefa menyertai video yang diunggah di Instagram belum lama ini.

Aktris ibukota tak sungkan menggunakan moda transportasi umum MRT, karena dianggap lebih praktis dan terhindar dari macet. Apalagi, suasana di dalam MRT juga nyaman, tidak berdesakan. Seperti pengakuan Hanna Al Rashid saat diwawancarai wartawan beberapa waktu lalu.

Bahkan pertemuan antara petinggi negara pernah berlangsung di MRT. Tepatnya pada Sabtu 13 Juli 2019, di mana Presiden Jokowi bertemu dengan Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Gerindra yang sempat menjadi lawan di Pilpres 2019. Kedua tokoh negara tersebut bertemu di Stasiun MRT Lebak Lubus, lalu melanjutkan perbincangan di dalam MRT menuju Stasiun Senayan.

Pertemuan Jokowi dan Prabowo di MRT dipuji banyak kalangan karena dapat meredakan tensi tinggi di tengah masyarakat pasca-pilpres 2019. Pertemuan tersebut memungkinan MRT menjadi moda transportasi yang akan terus dikenang oleh masyarakat, karena moment tersebut langka dan akan menjadi sejarah perpolitikan Tanah Air.

MRT melewati 13 stasiun Fase 1, dari Lebak Bulus hingga Bundaran Hotel Indonesia, sepanjang 16 kilometer setiap hari. Enam kilometer di antaranya di bawah tanah (underground) yang melalui enam stasiun, yaitu Senayan, Istora, Bendungan Hilir, Setiabudi, Dukuh Atas, dan Bundaran Hotel Indonesia. Sedangkan sepuluh kilometer sisanya merupakan struktur layang (elevated) yang melewati tujuh stasiun, yakni Lebak Bulus, Fatmawati, Cipete Raya, Haji Nawi, Blok A, Blok M, serta Sisingamangaraja. Sementara depo kereta berdekatan dengan Stasiun Lebak Bulus.

MRT Jakarta 

Sehari-hari Moda Raya Terpadu dikelola PT Mass Rapid Transit Jakarta (PT MRT Jakarta) yang berdiri pada 17 Juni 2008. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) inilah yang merancang pembangunan koridor MRT Jakarta Utara-Selatan Fase 2 Bundaran HI-Kota, selain koridor MRT Jakarta Timur-Barat Fase 3 Kalideres-Cempaka Baru. Pembangunan MRT Fase 2 direncanakan pada 2020 dan ditargetkan selesai empat tahun kemudian.

PT MRT Jakarta menargetkan, jumlah penumpang harian mencapai 100.000 orang pada akhir 2019. Hingga Juli 2019, jumlah rata-rata pengguna MRT Jakarta mencapai 94.824 orang per hari, naik 15,9 persen dari bulan sebelumnya. Ketepatan waktu kedatangan, waktu tempuh, dan waktu berhenti kereta di stasiun MRT mencapai 100 persen dari total 6.159 perjalanan kereta. (cm)

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini