Maknai Sumpah Pemuda, Anies: Tantangan Terbesar Merawat Persatuan

Sarah Hutagaol, Okezone · Senin 28 Oktober 2019 09:47 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 28 338 2122504 maknai-sumpah-pemuda-anies-tantangan-terbesar-merawat-persatuan-xqI5cn4Xu5.JPG Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan (Foto: Okezone.com/Sarah Hutagaol)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengingatkan salah satu tantangan terbesar bagi pemuda-pemudi Indonesia dalam memaknai hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober ialah bagaimana merawat persatuan yang dihasilkan para pemuda dan pejuang yang telah mempersatukan bangsa Indonesia sejak 91 tahun silam.

Hal itu disampaikan Anies saat memimpin apel peringatan Hari Sumpah Pemuda di lapangan silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Senin (28/10/2019).

“Tantangan terbesar bukan mempersatukan, karena sudah terjadi, tantangan terbesar kita adalah merawat persatuan,” ujar Anies dalam pidato sambutannya.

“Persatuan itu harus diusahakan, untuk bisa bersatu syaratnya ini kata kunci yang selalu saya sampaikan, tidak ada persatuan dalam ketimpangan,” kata Anies menambahkan.

Ia berujar bahwa persatuan tersebut bisa dibangun dalam kesetaraan dan keadilan. Lantaran, persatuan yang dibangun oleh dua hal itu dapat membuat Jakarta menjadi kota yang semakin maju.

Anies Baswedan

Anies Baswedan baca pidato sambutan (Foto: Okezone/Sarah)

“Tugas kita sekarang adalah kita semua memastikan bahwa di Jakarta semua kebijakan sampai eksekusi seluruhnya mencerminkan semangat menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh warga Jakarta,” papar mantan Mendikbud ini.

“Jika ada keadilan sosial, jika ada perasaan kesetaraan, maka muncul persatuan. Bapak, ibu sekalian, damai tidak ditandai dengan tiadanya konflik, damai tidak ditandai dengan tiadanya kekerasan, damai itu ditandai dengan adanya rasa keadilan di situ maka damai yang sesungguhnya,” tutup Anies.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini