nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polda Metro Terus Memproses 7 Debt Collector Penyekap Dirut PT Maxima

Muhamad Rizky, Jurnalis · Selasa 29 Oktober 2019 13:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 29 338 2123063 polda-metro-terus-memproses-7-debt-collector-penyekap-dirut-pt-maxima-VinaBgcTwR.jpg Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono. (Foto: Muhamad Rizky/Okezone)

JAKARTA – Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono menegaskan pihaknya akan mengambil tindakan tegas terhadap debt collector yang meresahkan masyarakat. Hal ini buntut dari dugaan penyekapan Direktur Utama PT Maxima Interindah Hotel Engkos Kosasih.

"Kalau kita tahu (debt collector meresahkan). Kita bisa langsung tindak," kata Gatot saat berada di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (29/10/2019).

Baca juga: Polisi Tangkap 7 Debt Collector yang Diduga Sekap Direktur Perusahaan di Jakbar 

Ia mengungkapkan, saat ini pihaknya masih mendalami kasus dugaan penyekapan tersebut. Polda Metro Jaya juga akan memberikan bantuan hukum terhadap Engkos Kosasih.

Ilustrasi penyekapan. (Foto: Shutterstock)

"Kan sudah ditangkap pelakunya. Nanti kita akan lihat apakah ada yang lebih dan sebagainya. Kita akan proses," tutur Gatot.

Baca juga: Rampok dan Sekap Pasutri Lansia, Dandan Dibuat Pincang Polisi 

Selain itu, tambah dia, polisi akan menindak tegas apabila ada laporan masyarakat. "Kita bakal proses secara hukum. Ini akan menjadi atensi kita," jelas dia.

Seperti diberitakan, polisi menangkap tujuh debt collector yang diduga melakukan penyekapan terhadap Direktur Utama PT Maxima Interindah Hotel Engkos Kosasih. Polisi melakukan operasi penangkapan ketika pelaku sedang menyekap korban di hotel kawasan Jakarta Barat.

Baca juga: Gara-Gara Gunakan Uang Nasabah, Seorang Karyawan Disekap 

"Kami membongkar sindikat tersebut. Dari penangkapan tersebut, kami mengamankan tujuh pelaku yang melakukan intimidasi dan penyekapan terhadap seorang korban Engkos Kosasih, dirut PT Maxima, di sebuah Hotel Grand Akoya, Taman Sari, Jakarta Barat," ujar Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Edy Suratna Sitepu, Minggu 27 Oktober 2019.

Ilustrasi penyekapan. (Foto: Shutterstock)

"Ini merupakan sindikat premanisme berkedok jasa penagih utang. Kami mengamankan ketujuh tersangka yang disuruh oleh sebuah perusahaan yang bergerak sebagai jasa penagih utang yaitu PT Hai Sua Jaya Sentosa," jelas Edy.

Baca juga: Perempuan Cantik asal Bandung Disekap Pacarnya di Apartemen Mewah 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini