DPRD DKI : Tiap Kami Minta Buka Detail Anggaran Pemprov Mengelak

Achmad Fardiansyah , Okezone · Rabu 30 Oktober 2019 16:38 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 30 338 2123700 dprd-dki-tiap-kami-minta-buka-detail-anggaran-pemprov-mengelak-A04Kp9q0ts.jpg Ilustrasi DPRD DKI Jakarta

JAKARTA - Selain menyoroti anggaran pembelian lem Aibon sebesar Rp82 miliar, anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, William Aditya Sarana kembali menyoroti anggaran pembelian bolpoin Rp123 miliar di Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Timur.

“Anggaran pembelian bolpoin sebesar Rp123 miliar. Itu baru sebagian saja, masih ada puluhan lainnya yang akan kami tanyakan satu-satu,” katanya kepada wartawan di DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat. Rabu (30/10/2019).

Anggaran Bolpoin di APBD DKI (Foto : Twitter/@Iekopr)

William mengaku selama dirinya mengikuti rapat, pihaknya mengaku tidak ada ketransparan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk membuka anggaran.

“Tiap kami minta buka detail anggaran Pemrov mengelak. Apa yang perlu disampaikan? Saya mau tahu yang mengusulkan siapa dan alasannya apa nilai diajukan fantastis sekali. Jangan sampai DPRD hanya jadi tukang stempel Gubernur,” tegasnya.

William menduga bahwa adanya ketidakpahaman Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan atas seluk beluk anggaran kegiatan-kegiatan tersebut.

“Kalau Gubernurnya saja tidak tahu isi anggarannya, apa yang mau dibahas? Tiap kami temukan sesuatu yang janggal dan kami angkat, nanti dibilang salah input atau tidak tahu menahu lagi. Jangan-jangan ada banyak yang salah input, tapi tidak diketahui publik karena rinciannya ditutup-tutupi,” tuturnya.

Baca Juga : Anggaran Lem Aibon & Bolpoin Capai Rp205 Miliar, Salah Ketik atau Sengaja?

Karena itu, PSI mendesak agar Anies membuka secara terang benderang dan membuka akses kepada publik melihat anggaran yang diusulkan tersebut.

“Itu baru sebagian saja, masih ada puluhan lainnya yang akan kami tanyakan satu-satu. Kami sudah ikuti rapat Komisi beberapa hari ini, dan tiap kali diminta buka detail anggaran Pemprov selalu mengelak, apa yang perlu disembunyikan? Saya mau tahu yang mengusulkan siapa dan alasannya apa nilai-nilai yang diajukan fantastis sekali. Jangan sampai DPRD hanya jadi tukang stempel Gubernur,” tutupnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini