nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pembunuh Bayaran Sewaan Pasangan Selingkuh di Kelapa Gading Ditangkap

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Kamis 31 Oktober 2019 15:16 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 31 338 2124122 pembunuh-bayaran-sewaan-pasangan-selingkuh-di-kelapa-gading-ditangkap-mCQIGhIYzL.jpg Ilustrasi pembunuhan. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Polda Metro Jaya menangkap seorang pemuda berinisial JRS lantaran diduga akan melakukan percobaan pembunuhan di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan, JRS ditangkap di Pulau Kei, Maluku. JRS diduga sedang bersembunyi di rumah kerabatnya.

Ada tiga orang yang berperan dalam percobaan pembunuhan ini, yakni YL (40) yang diketahui istri dari korban, VT. BHS (33) selingkuhan YL dan JRS seorang eksekutor yang akan menghabisi nyawa VT.

Kasus ini berawal saat polisi menangkap pasangan selingkuhan berinisial YL dan BHS terkait kasus percobaan pembunuhan berencana. Para pelaku awalnya ingin menghabisi VT dengan racun sianida, akan tetapi cara tersebut dibatalkan.

YL dan BHS memilih menggunakan jasa JRS untuk menghabisi korban. Namun, aksi yang dilancarkan JRS juga gagal.

Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

"JRS adalah eksekutor atau penusuk (korban VT)," ujar Argo dalam di Polda Metro Jaya, Kamis (31/10/2019).

Setelah dilakukan pengejaran terhadap JRS, akhirnya pihak kepolisian menemukan keberadaan pelaku di Pulau Kei. "Sampai Maluku kita dapat informasi bahwa pelaku ini tidak di Ambon. Tapi di Pulau Kei. Itu 1,5 jam menggunakan speedboat," ujarnya.

Polisi langsung meringkus JRS di tempat persembunyiannya. Pelaku berusaha melarikan diri saat akan ditangkap. "Yang bersangkutan mau melompat, mau melarikan diri karena di belakang rumahnya ternyata tebing," ujarnya.

Atas perbuatannya, JRS dijerat Pasal 340 KUHP Jo Pasal 315 Jo Pasal 353 KUHP dengan ancaman hukuman penjara mati atau seumur hidup atau 20 tahun penjara.

Sedangkan BHS dan YL dijerat Pasal 340 KUHP juncto pasal 53 KUHP tentang Pembunuhan Berencana subsider Pasal 353 Ayat 2 KUHP tentang Penganiayaan Berencana dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup. (qlh)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini