Anggaran Lem Aibon Rp82 Miliar, Fraksi PDIP: Ngawur!

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Jum'at 01 November 2019 07:32 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 01 338 2124390 anggaran-lem-aibon-rp82-miliar-fraksi-pdip-ngawur-Ua50nCqUZO.JPG Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Rancangan anggaran Pemprov DKI Jakarta saat ini tengah menjadi sorotan publik usai ditemukannya pengadaan lem Aibon yang mencapai Rp82 miliar dan pengadaan ballpoint sebesar Rp123 miliar.

Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono menilai pengadaan anggaran tersebut merupakan sebuah tindakan yang melenceng alias ngawur.

“Itu ngawur, secara umum menandakan bahwa pengalokasian setiap rupiah dari APBD kita tidak tepat sasaran gitu lho,” kata Gembong saat berbincang dengan Okezone di Jakarta, Jumat (1/11/2019).

Gembong menilai, seharusnya APBD yang diajukan harus sesuai dengan pengalokasian dan tepat sasaran. Dia pun menyayangkan adanya perihal tersebut meskipun telah diakui salah menginput oleh Disdik Jakarta Barat.

“Kenapa ini terjadi? Karena perencanaan kita betul-betul amburadul,” tegas dia.

Karena itu, dia berharap ke depannya bagi para pejabat Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) Pemprov DKI, agar dalam membuat anggaran tidak hanya melakukan copy-paste saja.

“Ya, setiap alokasi anggaran ini kan semacam copy-paste, dari tahun ke tahun itu-itu aja seperti tak ada inovasi. Padahal yang kita harapkan pejabat melakukan inovasi bagaimana bisa mengembangkan untuk meningkatkan kualitas dari SKPD yang dia pimpin. Harusnya begitu ya,” tandasnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini