nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemprov DKI Anggarkan Rp170 Miliar untuk Revitalisasi Terminal Kampung Rambutan

Fadel Prayoga, Jurnalis · Senin 04 November 2019 15:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 04 338 2125512 pemprov-dki-anggarkan-rp170-miliar-untuk-revitalisasi-terminal-kampung-rambutan-PXlE2RHRnj.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - Komisi B DPRD DKI Jakarta menyetujui anggaran revitalisasi Terminal Kampung Rambutan, usulan pada Dinas Perhubungan (Dishub) dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun anggaran 2020.

Dalam pembahasan awal KUA-PPAS, anggaran tersebut diusulkan sebesar Rp60 miliar. Namun diperlukan sejumlah penyesuaian hingga Rp110 miliar karena kebutuhan konsep terminal yang akan terintegerasi dalam jangka panjang.

“Tentu kita sangat mendukung ya, karena Terminal Rambutan ini merupakan kepentingan masyarakat banyak, apalagi nantinya Akan terintegrasi dengan kereta ringan (LRT), Transjakarta, JakLingko dan Bus AKAP,” kata Sekertaris Komisi B Pandapotan Sinaga di gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (4/11/2019).

 Baca juga: Polemik Lem Aibon Rp82,8 Miliar, Ketua KPK: Pasti Ada Kesalahan Input

Ia berharap volume kemacetan Ibu Kota akan berkurang karena tingginya antusiasme warga untuk menggunakan transportasi umum.

“Terlebih saat ini kita lagi mendorong angkutan massal diminati masyarakat dan ini salahsatu caranya agar angkutan massal gampang di akses. Kalau sudah terintegrasi mudah-mudahan macet dan polusi bisa teratasi juga,” ujarnya.

 Baca juga: Ketua DPRD DKI Minta Bappeda Evaluasi Seluruh Mata Anggaran

Sementara itu, Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo menjelaskan, saat ini revitalisasi Terminal Kampung Rambutan sudah dalam tahap Detail Engineering Design (DED) dan ditargetkan rampung pada akhir tahun 2020 mendatang.

“Tahun depan kita akan melakukan revitalisasi kampung rambutan, karena kita harapkan pada 2020 LRT Jabodebek dari Cibubur ke Cawang sudah beroperasi. Jadi kita di Jakarta harus memikirkan integrasinya seperti apa. Jadi kita harapkan terminal itu bisa menjdi satu kesatuan sistem dimana integrasinya utuh, baik dari aspek fisik, pelayanan, juga sistem pembayaran,” kata dia.

Syafrin juga berencana untuk memetakan terminal mana saja yang akan menjadi target revitalisasi berikutnya agar seluruh terminal bisa terintegrasi dengan banyak moda angkutan umum.

“Kita akan coba petakan terminal mana lagi yang bakal di revitalisasi. Nanti akan kita coba petakan untuk menciptakan terminal integrasi yang utuh,” pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini