nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Siswa SMA Gonzaga yang Tidak Naik Kelas Lakukan Pelanggaran Disiplin

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Senin 04 November 2019 15:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 04 338 2125514 siswa-sma-gonzaga-yang-tidak-naik-kelas-lakukan-pelanggaran-disiplin-K8BrH56vhb.jpg Sidang gugatan orang tua siswa yang anaknya tidak naik kelas (Foto : Okezone.com/Sarah)

JAKARTA - Kuasa hukum dari pihak SMA Kolese Gonzaga, Edi Danggur membenarkan siswa berinial BB, anak dari Yustina Supatmi yang menggugat ke pengadilan, mejelaskan sang siswa melakukan pelanggaran disiplin sebelum dinyatakan tidak naik kelas.

Beberapa pelanggaran disiplin yang menurut kuasa hukum sekolah yang dilakukan oleh BB adalah makan di saat jam pelajaran berlangsung, dan membawa telefon genggam atau handphone.

Ilustrasi

Hal tersebut dikatakan oleh Edi Danggur seusai persidangan lanjutan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (4/11/2019).

"Iya ada (pelanggaran disiplin). Misalnya pada waktu pelajaran dia makan. Kemudian saat acara di luar dilarang bawa HP, dia bawa HP. Tapi itu syarat yang kaitannya dengan kelakuan," kata Edi.

Kendati demikian, Edi menjelaskan bahwa pelanggaran-pelanggaran disiplin itu tidak menjadi persyaratan utama untuk menentukan naik kelas atau tidaknya seorang siswa di sekolah itu.

"Berpengaruh tapi tidak signifikan, karena yang paling berpengaruh adalah nilai," tuturnya.

Baca Juga : Sidang Gugatan Anak yang Tidak Naik Kelas Ditunda karena Disdik DKI Tak Bawa Surat Kuasa

Sekadar diketahui, orangtua murid bernama Yustina Supatmi mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terhadap Kepala Sekolah SMA Kolese Gonzaga, dan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta karena anaknya tidak naik kelas.

Dalam perkara tersebut, Yustina meminta ganti rugi materiil sebesar Rp51.683.000 dan ganti rugi immateril sebesar Rp500.000.000.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini