nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Melawan Polisi, Bandar Ganja Asal Aceh Ditembak Mati di Jakarta Barat

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Jum'at 08 November 2019 13:16 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 08 338 2127331 melawan-polisi-bandar-ganja-asal-aceh-ditembak-mati-di-jakarta-barat-W41xhRERr2.jpg Ilustrasi bandar narkoba ditembak mati. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menembak mati bandar narkoba jenis ganja jaringan Aceh–Jakarta bernama Muriandi. Selain menembak mati, petugas juga menyita 310 kilogram ganja.

Muriandi merupakan bos ganja serta memiliki ladang ganja seluas 10 hektare di Aceh. Dia terpaksa ditembak lantaran coba melawan hingga membahayakan petugas.

Baca juga: Ketika Ganja Dijual Melalui Instagram 

"(Muriandi) bos ganja, pemilik ladang ganja. Tersangka memiliki ladang ganja di Aceh seluas 10 hektare," kata Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetya, Jumat (8/11/2019).

Kemudian diketahui Muriandi bukan baru kali ini saja tersangkut kasus narkoba. Dia juga pernah meringkuk di Lembaga Pemasyarakatan Salemba terkait kasus kepemilikan sabu.

"Tersangka ini residivis kasus 5 kilogram sabu. Masuk rutan tahun 2000 dan keluar tahun 2005," ungkap Fanani.

Baca juga: Tanam Ganja di Dalam Rumah, Pemuda Ini Ditangkap Polisi 

Penangkapan Muriandi sendiri bermula dari pengembangan kasus yang terungkap beberapa waktu lalu.

Awalnya polisi menangkap seorang pengedar ganja bernama Yopi di Jakarta. Kala itu petugas menyita 142 paket ganja siap edar.

Kemudian dari penangkapan Yopi, polisi meringkus dua tersangka lain, yakni Ghazali bin Zakaria dan M Amin Yunus, di Kabupaten Pidie, Aceh, pada 3 November 2019.

Baca juga: Polisi Bakar 82 Kilogram Ganja yang Disembunyikan di Septic Tank 

Keduanya merupakan penyuplai ganja dari Aceh untuk tersangka Yopi. Adapun peran Ghazali yakni sebagai orang suruhan bos ganja Muriandi yang diperintahkan mengirim ke Yopi.

Ketika sudah membekuk Muriandi, polisi memerintahkannya berbicara atas keberadaan sopir yang mengantar 310 bungkus ganja bernama Burhan. Muriandi akhirnya menunjukan keberadaan Burhan di kawasan Jakarta Barat.

Baca juga: Simpan Ganja Cair, Bule Asal Jerman Ditangkap 

Akan tetapi setelah tiba di tempat persembunyian Burhan, Muriandi tiba-tiba melawan hingga membahayakan petugas. Saat itulah pihak kepolisian terpaksa melakukan tindakan tegas terukur terhadap Muriandi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini