nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Program Rumah DP 0 Rupiah, Awalnya Diragukan Kini Banyak Peminat

Jum'at 08 November 2019 19:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 08 338 2127531 program-rumah-dp-0-rupiah-awalnya-diragukan-kini-banyak-peminat-dJr9RCPN4p.jpg Rumah DP 0 Rupiah di Pondok Kelapa, Jakarta Timur (Foto: Pemprov DKI Jakarta)

JAKARTA – Program Rumah DP 0 Rupiah yang menjadi janji kampanye Anies Baswedan saat menyalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta, akhirnya terbukti. Padahal program ini sempat diragukan banyak pihak, namun kini menjadi andalan warga Ibukota yang ingin memiliki hunian dengan harga terjangkau.

Komplek hunian DP 0 Rupiah berlokasi di Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Menara Samawa -nama perumahannya- resmi dihuni pada akhir Agustus 2019. Peresmiannya dilakukan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

"Tugas kami memang untuk mengecewakan orang-orang yang pesimistis terhadap rencana kami," kata Anies seakan menjawab orang-orang yang selama ini meragukan Program Rumah DP 0 Rupiah.

Menara Samawa berdiri di lahan seluas 5.686 m2, dengan tinggi mencapai 21 lantai. Di dalamnya adai 780 unit hunian yang dibagi menjadi 3 tipe. Pertama adalah Tipe Studio sebanyak 240 unit dengan kisaran harga Rp184.800.000 - Rp195.800.000. Kedua, Tipe 1 Bedroom berjumlah 180 unit, di mana kisaran harganya Rp210.760.000 - Rp213.400.000. Dan dan ketiga Tipe 2 Bedroom berjumlah 360 unit, dengan kisaran harga Rp304.920.000 - Rp310.640.000 per unit.

Proses pembangunan rumah DP 0 Rupiah ini terbilang cukup singkat. Dimulai dari groundbreaking pada 18 Januari 2018, kemudian topping off pada 6 Februari 2019 dan akhirnya siap huni pada akhir Agustus 2019.

Anies menyebut, permintaan terhadap rumah DP 0 Rupiah cukup tinggi. Ini dibuktikan dengan banyaknya pendaftar, namun sebagian besar tidak dapat diakomodir, karena selain tidak lolos administrasi, juga karena jumlah unit rumah yang masih terbatas.

“Peminatnya banyak (untuk rumah DP 0 Rupiah). Terdapat 2.359 pendaftar,” terang Anies.

ADV 

Rumah DP 0 Rupiah ditujukan kepada warga DKI Jakarta yang dibuktikan dengan kartu identitas. Selain itu, mereka adalah golongan masyarakat kurang mampu dengan penghasilan di bawah Rp7 juta per bulan dan belum memiliki rumah.

Untuk memiliki hunian tanpa uang muka, warga DKI Jakarta harus melewati sejumlah tahapan. Mulai dari pendaftaran, verifikasi data oleh Pemda dan Bank DKI Jakarta, dan bila dinyatakan lolos verifikasi, maka calon pembeli berhak melajutkan ke proses akad.

Tapi kenyataannya, banyak juga para pendaftar rumah DP 0 Rupiah yang datang dari kalangan berada. Mereka memiliki kendaraan seperti Alphard, Porsche dan ada juga pemilik motor Harley Davidson.

"Jadi, yang berhak adalah kalangan yang memang membutukan. Bukan mereka yang memiliki kendaraan mewah," ujar Kepala Unit Pengelola Teknis (UPT) Dinas Perumahan DKI Jakarta, Dzikran Kurniawan.

Tingginya antusiasme masyarakat DKI Jakarta atas rumah DP 0 Rupiah membuat Pemprov DKI merencanakan pembangunan tahap kedua. Rencananya, pembangunan berlangsung di wilayah Cilangkap, Jakarta Timur. (cm)

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini