nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Akses Mudah dan Berkualitas, Alasan Warga "Demen" Rumah DP 0 Rupiah

Jum'at 08 November 2019 19:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 08 338 2127533 akses-mudah-dan-berkualitas-alasan-warga-demen-rumah-dp-0-rupiah-0HGFTgOVC3.jpg Rumah DP 0 Rupiah ramai peminat (Foto: Pemprov DKI Jakarta)

JAKARTA - Minat warga DKI Jakarta atas DP Rumah 0 Rupiah cukup tinggi. Ini dibuktikan dengan banyaknya pendaftar yang ingin membeli hunian tersebut. Berdasarkan data Pemprov DKI Jakarta, ada sekitar 1.790 pendaftar yang lolos verifikasi, sementara jumlah hunian sekitar 780 unit.

Tingginya minat masyarakat terhadap rumah tanpa uang muka yang merupakan program unggulan Pemprov DKI Jakarta ini, disertai banyak faktor. Mulai dari harga, kualitas bangunan, hingga kemudahan akses dari dan menuju perumahan.

"Lingkungannya enak, mencari tempat makan pun mudah. Dan yang penting, aksesnya mudah. Teman-teman mau datang gampang carinya, dan moda transportasi juga banyak," ujar Guntur, salah satu penghuni Menara Samawa di Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur saat dihubungi Okezone, Jumat (8/11/2019).

Bagi Guntur, memiliki hunian adalah keinginannya sejak lama. Sehingga dia tak melewatkan informasi apapun mengenai rumah DP 0 Rupiah yang digaungkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Usaha Guntur berbuah hasil, datanya lolos verifikasi untuk pembelian hunian tipe 21 di Menara Samawa.

"Seneng sekali, apalagi ini rumahnya di Jakarta. Saya mulai tinggal di sini sejak September 2019. Setelah akad, langsung masuk," akunya.

Guntur harus membayar sekitar Rp1,4 juta per bulan selama 15 tahun untuk melunasi rumah tersebut. Pemuda yang sehari-hari bekerja sebagai sopir itu sama sekali tak keberatan dengan harga itu, karena menurutnya, sangat relevan.

"Mungkin banyak yang beranggapan bahwa rumah DP 0 Rupiah itu seperti rusun. Tapi rasanya ini seperti apartemen. Rumah dilengkapi dengan AC, terdapat petugas keamanan di banyak titik. Dilengkapi dengan lift, parkiran juga," akunya.

Rumah DP 0 Rupiah ditujukan bagi warga DKI Jakarta dengan penghasilan Rp4 juta – Rp7 juta per bulan. Mereka yang berhak adalah warga yang belum memiliki rumah dan tidak sedang mencicil rumah. Tipe rumah yang ditawarkan berupa tipe studio dengan 1 kamar dan 2 kamar, serta tipe 36.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berharap rumah DP 0 Rupiah bisa membawa kebahagiaan bagi warga yang selama ini mendambakan hunian sendiri. "Jadikan rumah ini menjadi rumah yang surga bagi keluarga-keluarga yang tinggal di dalamnya," kata Anies dalam acara festival rumah DP Nol Rupiah di Jakarta, akhir Agustus lalu.

Anies berharap para penghuni perumahan DP 0 Rupiah di Pondok Kelapa memanfaatkan moda trasportasi yang ada. Dari perumahan, tak sulit menjangkau halte busway dan moda transportasi lain yang terintegrasi dengan Jak-Lingko. "Kami datang ke sini menggunakan bus TransJakarta. Tepuk tangan untuk TransJakarta yang sudah menyiapkan rute ini," pujinya.

Untuk memiliki hunian tanpa uang muka, warga DKI Jakarta harus melewati sejumlah tahapan. Mulai dari pendaftaran, verifikasi data oleh Pemda dan Bank DKI Jakarta, dan bila dinyatakan lolos verifikasi, maka calon pembeli berhak melajutkan ke proses akad. (cm)

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini