nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Palak Pengunjung Monas, Pengamen Bertato Naga Ditangkap Polisi

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Senin 11 November 2019 12:29 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 11 338 2128273 palak-pengunjung-monas-pengamen-bertato-naga-ditangkap-polisi-J7n1a0JaA0.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

JAKARTA - Seorang pengamen berinisial MR ditangkap Satuan Reskrim Polsek Metro Gambir, Jakarta Pusat, setelah memeras pengunjung Monumen Nasional (Monas). Kapolsek Metro Gambir, AKBP Wiraga Dimas Tama mengatakan, MR diringkus petugas di kawasan Roxy.

"Kami menerima dari anggota Binmas Duripulo, MR diamankan di kawasan Fly Over Roxy," kata Wiraga kepada wartawan, Senin (11/11/2019).

MR, kata dia, mencari target korbannya yang sedang berkunjung di Monas. Pria yang mempunyai Tato Naga itu ditemani oleh Rudi dan dua temannya yang belum diketahui namanya.

"Dari hasil interograsi awal bahwa laki-laki tersebut mengaku sebelum diamankan telah melakukan penipuan bersama dengan temannya bernama Rudi, dan dua orang lagi tidak diketahui namanya," ujarnya.

 Penangkapan

Keempat pemeras itu, menuduh korbannya yang berinisial L telah menganiyaya keponakannya yang sedang bermain di Monas, kemudian para pelaku membawanya ke kawasan Duri Pulo, Gambir, Jakarta Pusat.

"Modus menuduh korban telah memukuli ponakan pelaku di taman Monas sekira jam 04.00 wib, setelah menuduh korban kemudian pelaku membawa korban diajak keliling hingga sampai di bawah fly over Roxy korban memberikan HP dan dompet ke pelaku,"ungkapnya.

Setelah harta milik korban dipreteli pelaku, korban berteriak meminta pertolongan bahwa dirinya telah menjadi korban kejahatan. Karena teriakan korban begitu keras sehingga menjadi pusat perhatian warga dan petugas di sekitaran lokasi.

"Pada saat korban menyerahkan HP dan dompet ke pelaku korban teriak jambret jambret sehingga membuat warga yang melintas di tempat tersebut dapat mengamankan salah satu pelaku,"tuturnya.

Sementara itu, para pelaku lainnya berhasil meloloskan diri. Dan hingga saat ini, pihak kepolisian sedang melakukan pengejaran terhadap.para pelaku tersebut.

"Sementara masih dilaksanakan penyelidikan dan pengejaran," punugkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini