nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polda Metro Tak Hadir, Sidang Praperadilan Surya Anta Cs Ditunda

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Senin 11 November 2019 15:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 11 338 2128359 polda-metro-tak-hadir-sidang-praperadilan-surya-anta-cs-ditunda-DYq0vdkQj0.jpg Kuasa hukum Surya Anta Cs, Michael Hillman (kanan). (Foto : Okezone.com/Sarah Hutagaol)

JAKARTA – Sidang praperadilan enam aktivis Papua, yakni Surya Anta cs di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan ditunda. Majelis hakim menunda sidang praperadilan yang diajukan Surya Anta cs karena tidak hadirnya pihak tergugat, yakni dari Polda Metro Jaya.

Kuasa hukum dari tersangka kasus dugaan makar Surya Anta Ginting Cs, Michael Hilman, mempertanyakan alasan ketidakhadiran pihak Polda Metro dalam sidang praperadilan perdana ini.

"Saya pikir teman-teman juga bisa konfirmasi ke pihak kepolisian apa alasan-alasan pihak kepolisian tidak hadir hari ini. Apa karena takut? Atau apa? Kita kan enggak tahu," ucap Michael di PN Jakarta Selatan, Senin (11/11/2019).

Pasalnya, pihak kuasa hukum menyinggung pernyataan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, yang sempat mengatakan siap menghadapi persidangan praperadilan dari para Aktivis Front Rakyat Indonesia untuk West Papua itu.

"Tapi yang penting, humas dari Polda menyatakan siap akan menghadapi kami. Tapi, ternyata hari ini kita tunggu tidak datang," ucapnya.

Bendera Bintang Kejora berkibar di depan Istana Merdeka (Foto: Okezone/Achmad)

Sekadar diketahui, sidang praperadilan gugatan Surya Anta dan 5 aktivis Papua ditunda selama 2 minggu ke depan lantaran tidak hadirnya pihak tergugat, Polda Metro Jaya. Sidang diagendakan dilaksanakan pada Senin, 25 November 2019 lantaran pihak Polda Metro Jaya.

Sebelumnya diberitakan, keenam aktivis Papua, yaitu Surya Anta Ginting, Charles Kossay, Dano Tabuni, Isay Wenda, Ambrosius Mulait dan Arina Elopere ditangkap Polda Metro Jaya pada 30 dan 31 Agustus 2019.


Baca Juga : Kronologi Penangkapan 8 Orang Papua Terkait Pengibaran Bintang Kejora di Depan Istana

Keenam orang tersebut ditangkap atas tuduhan makar karena mengibarkan bendera Bintang Kejora pada aksi demonstrasi di Istana Negara pada 28 Agustus 2019.


Baca Juga : Polisi Siapkan Dokter Tangani Kesehatan Tersangka Pengibar Bendera Bintang Kejora

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini