nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bangun Saringan Sampah di Kali Ciliwung, Anies Gelontorkan Rp197 Miliar

Fadel Prayoga, Jurnalis · Senin 11 November 2019 18:20 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 11 338 2128478 bangun-saringan-sampah-di-kali-ciliwung-anies-gelontorkan-rp197-miliar-vkRSXoPKwi.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana membangun saringan sampah tiga lapis di Kali Ciliwung. Dana yang diperlukan untuk pembangunan itu mencapai Rp197 miliar.

Kepala Dinas Lingkungan Hiduo (LH) Andono Warih mengatakan, saringan itu berguna untuk menahan sampah yang datang dari daerah penyangga Ibu Kota. Sehingga, saat musim hujan tiba tak akan menyumbat beberapa drainase-drainase air yang ada di beberapa wilayah.

"Ketika hujan hanya 4 jam ya, di hulu siaga 3 atau 2 selama 4 jam-an gitu sudah langsung dihilir. Kita itu butuh ratusan truk mengangkat sampah-sampah itu," kata Andono di gedung DPRD DKI, Senin (11/11/2019).

 Baca juga: Kini Penumpang MRT Bisa Membaca Sambil Menunggu Kereta di Pojok Baca Stasiun

Ia mengaku telah mendapat persetujuan dari DPRD DKI untuk membangun saringan sampah tersebut. Ia menjelaskan, alat itu memiliki fungsi yang berbeda-beda, salah satunya untuk mengarahkan sampah agar tidak sampai ke hilir.

"Pertama mengarahkan. Bayangin ini kalau kita arah sungai kan kalau gak diarahkan akan begini," ujarnya.

Tiap lapis saringan nantinya akan mempunyai lebar yang berbeda-beda. Saringan pertama dibuat lebih lebar agar hanya menahan sampah yang besar, setelah sampah lainnya lolos dari saringan pertama, maka akan ada saringan selanjutnya yang lebih kecil.

 Baca juga: 2 Tahun Kepemimpinan Anies Baswedan, Pemprov DKI Lakukan Revitalisasi Trotoar Sepanjang 134 KM

"Saringan utama, saringan itu menangkap yang ukuran besar. Ini tentu screennya itu lebih jarang-jarang agar sampah yang tertahan ukuran besar. Ketika di fase pertama ada lolos akan ada saringan berikutnya," tuturnya.

Terkait desain untuk fasilitas ini, kata dia, sudah selesai dan dikerjakan bersama Institut Teknologi Bandung (ITB). Pihaknya akan berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) untuk pelaksanaannya.

"Kita perlu konfirmasi dengan BBWSCC. Anggarannya Rp 197 miliar. Nanti (dibangun) di hulunya ciliwung," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini