nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rendy, Remaja Tewas Dipatuk King Kobra Anak Yatim Piatu

Wahyu Muntinanto, Jurnalis · Senin 11 November 2019 18:42 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 11 338 2128491 rendy-remaja-tewas-dipatuk-king-kobra-anak-yatim-piatu-9fu2bWhUYw.JPG Rendy, remaja yang tewas dipatuk ular king kobra saat dirawat intensif di RSUI, Depok (Foto: Ist)

DEPOK - Rendy Arga Yudha (18), seorang remaja yang tewas dipatuk ular king cobra peliharaanya sendiri ternyata seorang anak yatim piatu. Sebelum meregang nyawa dia tinggal bersama budenya, Tuti Purwanti (40) di Jalan Bungur, RT 001/RW 004, Nomor 42, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Depok, Jawa Barat.

Sebelumnya, Rendy diasuh oleh neneknya di kampung halamannya di Wonosobo, Jawa Tengah. Lantaran sang nenek sudah sepuh ia memilih tinggal bersama budenya.

"Setelah ibunya meninggal, dia dirawat neneknya karena kan ayahnya memang kerja di Papua, jarang pulang juga," kata Tuti, Senin (11/11/2019).

Akan tetapi beberapa tahun lalu, setelah ibunya meninggal, ayahnya pun menyusul menghadap sang khalik, sehingga Rendy harus diasuh oleh sang nenek dari kecil hingga dewasa.

Baca juga: Pemuda di Depok Tewas Dipatuk King Kobra Peliharaannya Sendiri

"Setelah ayahnya meninggal tiga tahun lalu, Rendy pindah ke Depok. Karena di kampung kan neneknya sudah sepuh, dan dia lebih nyaman kalau tinggal sama budenya yang di sini," jelasnya.

Menurut Tuti, Rendy keponakannya itu merupakan sosok anak yang tak banyak bicara dan gemar membantu. Bahkan di Depok, dia sering membantu menjual es kelapa di warung milik budenya yang berjarak lebih kurang satu kilometer dari rumahnya.

"Anaknya rajin, baik, enggak neko-neko lah pokoknya. Setiap pagi, Rendy berangkat dari rumah ke warung es kelapa budenya yang berjarak sekitar satu kilometer," tuturnya.

Baca juga: Begini Kronologi Pemuda di Depok Tewas oleh King Kobra Peliharaannya

Sambul menahan air mata, Tuti bercerita bahwa peristiwa nahas itu terjadi di warung miliknya, di mana almarhum memelihara ular king kobra di sebuah kandang di dalam warung.

"Selama ini sih ularnya enggak masalah, sering dikasih makan dan minum, dirawatlah gitu sama dia," imbuhnya.

Hampir sebulan terakhir ini Rendy memelihara ular tersebut. Tuti mengaku tak tahu Rendy mendapatkan ular itu dari mana. Padahal sudah dilarang karena ular tersebut sangat berbahaya karena memiliki racun mematikan.

"Saya enggak tahu ular darimana yang dibawa Rendy tahu-tahu dia bawa aja ular itu ke warung. Padahal sudah saya larang, jangan pelihara ular itu karena beracun," tandasnya.

Namun setelah kejadian itu sejumlah komunitas pencinta binatang datang untuk mengamankan ular tersebut dan dibawa untuk kemudian ditangani lebih lanjut.

"Saya enggak tahu dibawa kemana, mereka datang itu Kamis 7 November 2019 pagi setelah tahu kejadian itu Rendy dipatuk ular," kata Tuti mengakhiri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini