nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dikritik soal Penanganan Banjir, Anies : Tidak Semua Pekerjaan Terberitakan

Fadel Prayoga, Jurnalis · Senin 11 November 2019 19:24 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 11 338 2128512 dikritik-soal-penanganan-banjir-anies-tidak-semua-pekerjaan-terberitakan-lN9qqFIOM7.jpg Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Ida Mahmudah mengkritik kebijakan Gubernur Anies Baswedan yang menurutnya hanya fokus revitalisasi trotoar di Ibu Kota ketimbang memperbaiki waduk dalam menghadapi musim penghujan yang berpotensi banjir.

"Kok justru program prioritas dia trotoar? Sebentar lagi yang banjir nih kenapa tidak konsentrasi bahwa waduk itu memang segera diperbaiki," kata Ida di DPRD DKI Jakarta, Senin (11/11/2019).

Ilustrasi Banjir Jakarta

Menurut Ida, seharusnya Anies memprioritaskan renovasi waduk dan aliran sungai agar dapat menampung air saat hujan sehingga mengatasi potensi banjir.

"Harusnya kan gitu. Ini kan prioritas program nasional. Macet, banjir, ini kan harus segera diselesaikan. Tapi kalau saya melihat konsentrasinya justru di anggaran ini yang lumayan besar, di trotoar, sama di penataan RW," ujarnya.

Ia mendesak Anies untuk memperbaiki sungai-sungai di Ibu Kota agar volume air bisa mudah mengalir ke waduk. "Yang sifatnya masih bisa beberapa bulan ini harusnya digenjot ke sana (waduk). Aliran air ke sungai harus segera diselesaikan," kata dia.

Menanggapi hal itu, Gubernur Anies Rasyid Baswedan mengatakan, setiap pekerjaan yang dilakukan oleh pihaknya tak perlu dipublikasikan, tapi lihat hasilnya nanti. Sebab, bila dia berkoar-koar sekarang tanpa disertai bukti, itu hanya sebuah bualan belaka.

Baca Juga : Soal Capres 2024, Anies: Rileks Dulu, Saya Sekarang Fokusnya di Jakarta

"Kalau dikerjakan sih semuanya dikerjakan. Tidak semua yang kita kerjakan itu terberitakan, tapi kita siapkan semuanya," kata Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat.

Ia menyebut, Pemprov DKI tetap fokus mengerjakan pengerukan-pengerukan sungai untuk mengantisipasi kiriman air dari Bogor saat musim penghujan tiba. "Jadi pengerukan-pengerukan jalan terus di waduk-waduk kita dan sungai-sungai. Semuanya kita lakukan," kata Anies.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini