nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anies : Yang Bikin Macet Jakarta Mobil dan Motor, Bukan Revitalisasi Trotoar

Fadel Prayoga, Jurnalis · Selasa 12 November 2019 08:05 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 12 338 2128665 anies-yang-bikin-macet-jakarta-mobil-dan-motor-bukan-revitalisasi-trotoar-RvHH8SxYnA.jpg Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto : Okezone.com/Fadel Prayoga)

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan membantah revitalisasi trotoar yang tengah dikerjakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI menjadi penyebab jalanan Ibu Kota kian bertambah macet. Menurut dia, yang membuat macet di Jakarta ialah pemakaian mobil dan motor yang sangat banyak.

"Setahu saya yang bikin macet itu mobil dan motor ya, bukan trotoar," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin 11 November 2019.

Ia menyebut, lebar jalan di Jakarta masih sama seperti dahulu, namun volume kendaraan bermotor yang terus bertambah setiap harinya. Sehingga, bila mau menyalahkan, yaitu penjualan motor dan mobil yang tidak diatur, bukan revitalisasi trotoar.

"Sesungguhnya panjang jalan di Jakarta tidak berubah. Panjang jalan di Jakarta itu segitu. Jumlah kendaraan bermotornya yang meningkat banyak. Itu yang harus ditangani dengan lebih banyak mau menggunakan kendaraan umum," ujarnya.

Pemprov DKI Revitalisasi Trotoar Kawasan Kemang

Berdasarkan salah satu riset, kata dia, bahwa Jakarta adalah salah satu kota dengan jumlah pejalan kaki terendah di dunia. Untuk itu, revitalisasi trotoar adalah salah satu upaya Pemprov DKI agar warga Ibu Kota lebih banyak yang beraktivitas dengan berjalan kaki.

"Kita perhatikan semua kota modern dan kosmopolite seperti Jakarta dengan kegiatan interaksi yang amat intensif, selalu punya fasilitas pejalan kaki yang baik. Itu yang kita dorong ke sana. Dengan adanya trotoar juga, kita berharap warga bisa berjalan kaki lebih banyak. Kita berharap penggunaan sepeda juga lebih banyak," ujar Anies.

Baca Juga : Gaji TGUPP DKI Jakarta Diusulkan Masuk Dana Operasional Anies

Anies mengklaim jumlah pengguna transportasi umum saat ini meningkat dua kali lipat dibandingkan 2017 ketika dirinya awal memimpin Ibu Kota.

"Di tahun 2017 itu sekitar 340-an ribu. Sekarang sudah meningkat di atas 700 ribu penumpang. Artinya lebih banyak warga yang menggunakan kendaraan umum. Itu yang bisa mengurangi kemacetan," katanya.


Baca Juga : Soal Kursi Wagub DKI, Sekda Saefullah : Tergantung Senyumnya

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini