nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pengemudi yang Diamuk Massa di Jagakarsa Diduga Mabuk

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Selasa 12 November 2019 14:33 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 12 338 2128820 pengemudi-yang-diamuk-massa-di-jagakarsa-diduga-mabuk-hQJKyF8TDf.jpg Tangkapan layar video saat pengemudi dihajar massa karena ugal-ugalan. (Foto : Instagram/@ehalgi)

JAKARTA – Sopir minibus yang dihajar massa di Poltangan, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, diduga berada dalam pengaruh alkohol sehingga berkendara ugal-ugalan.

"Mungkin juga, mungkin diduga," kata Kapolsek Jagakarsa, Kompol Harsono, kepada wartawan. Selasa (12/11/2019).

Harsono mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya juga belum mengetahui detail peristiwa tersebut. Diketahui sopir itu sempat menabrak pengendara lainnya kemudian melarikan diri.

"Enggak jelas sampai sekarang, warganya siapa yang ditabrak enggak tahu. Informasi kan nyerempet orang," ujarnya.

Ilustrasi (Shutterstock)

Saat mencoba kabur, pengemudi itu menabrak pembatas jalan. Pengemudi yang diduga anggota polisi itu pun jadi sasaran amuk pengendara yang mengejarnya.

Beruntung saat itu, kata Harsono, anggota Brimob yang tengah patroli menyelamatkan pengemudi minibus itu dari amukan massa.

"Kebetulan Brimob lagi lewat. Jadi yang bantuin Brimob, enggak ada Brimob enggak tahulah jadinya mungkin bisa nyawa hilang dan sebagainya," katanya.

Namun, saat diamankan, ditemukan senjata api di kendaraan pengemudi tersebut. Harsono menduga pengemudi yang diamuk massa itu ialah polisi.


Baca Juga : Polisi Temukan Senjata Api dari Pengemudi yang Diamuk Massa di Poltangan

Sekadar diketahui, pengemudi Xenia dengan pelat nomor B 2912 DTN diamuk massa di kawasan Poltangan, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Selasa (12/11/2019) dini hari. Hal ini diduga lantaran pengemudi tersebut telah menabrak pengendara lainnya kemudian melarikan diri. Saat melarikan diri, pengemudi menabrak pembatas jalan kemudian jadi sasaran amukan massa.


Baca Juga : Sopir yang Dihajar Massa karena Ugal-ugalan di Poltangan Diduga Anggota Polisi

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini