nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemabuk Tabrak 6 Pengguna Skuter Listrik, 2 Orang Tewas

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Rabu 13 November 2019 18:09 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 13 338 2129462 pemabuk-tabrak-6-pengguna-sekuter-listrik-2-orang-tewas-QPzxzpDAG6.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

JAKARTA - Dua orang pengguna skuter listrik tewas dan empat orang lainnya luka-luka parah setelah ditabrak mobil yang dikendarai pengemudi berinisial DH, di daerah FX Sudirman, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Minggu 10 November 2019.

Dalam kejadian tersebut, dua orang yang meninggal dunia itu adalah Ammar (18) dan Wisnu (18).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum kejadian kala itu Ammar, Wisnu, Bagus, Fajar, Wanda, dan Wulan menyewa tiga otopet listrik layanan Grabwheels pada dari Pintu 3 Kawasan Gelora Bung Karno menuju arah FX Sudirman.

Ammar dan Wisnu berboncengan begitu juga dengan yang lainnya. Pada saat di jalan tiba-tiba ada sebuah mobil jenis sedan melaju dengan kencang, sehingga menabrak enam orang yang menggunakan sekuter listrik tersebut.

 Kecelakaan Lalu Lintas

"Bagus itu mental sampai kira- kira 15 meter. Waktu saya cek dia masih sadar. Abis itu saya ke Ammar dan Wisnu mereka di tempat sudah tidak sadarkan diri. Sudah kejang- kejang, akhirnya kita bawa mereka ke rumah sakit," kata Fajar.

Meski Wisnu dan Ammar sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawa kedunya tidak tertolong. Ammar dan Wisnu mengalami luka dalam berupa pendarahan di bagian kepala serta luka lainnya luka robek di bagian tubuhnya.

"Ammar juga lukanya dengkul robek, sama luka di ujung jari. Wisnu ada luka di kepala pendarahan kepala juga perut bagian belakang luka," ucapnya.

Untuk diketahui, kejadian penabrakan pengguna layanan grabwheels itu diketahui bermula dari unggahan @renimerdk di media sosial twitter.

Cuitan tersebut menceritakan kisah adiknya Bagus yang mengalami kecelakaan saat mengendarai Grabwheels di kawasan Gelora Bung Karno.

Sementara itu, Kasubdit Gakum Dirlantas Polda Metro Jaya, Kompol Fahri Siregar mengungkapkan DH diduga dalam kondisi di bawah pengaruh alkohol saat mengemudi.

"Tapi, kalau dari hasil pemeriksaan alat tiupnya untuk mengetahui alkhohol, memang dia meminum alkhohol, dipengaruhi alkhohol. Setelah dari suatu tempat, dia minum alkhohol, terjadi laka lantas," kata Fahri.

Akan tetapi, pada saat dilakukan tes narkoba, DH dinyatakan negatif. DH menabrak para pengguna skuter listrik akibat kehilangan konsentrasi dalam mengendarai kendaraan.

"Kalau dari hasil pemeriksaan urine, tidak dinyatakan positif narkoba," tuturnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini