nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dishub DKI Minta Otopet Listrik Dilengkapi Alat Sensor agar Tak Sembarangan Lewati JPO

Fadel Prayoga, Jurnalis · Kamis 14 November 2019 16:56 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 14 338 2129865 dishub-dki-minta-otopet-listrik-dilengkapi-alat-sensor-agar-tak-sembarangan-lewati-jpo-IpCEBwdMmI.JPG Kadishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo (Foto: iNews)

JAKARTA - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta meminta Grabwheels selaku penyedia jasa skuter listrik menyediakan sensor otomatis di setiap otopet listrik yang disewakannya.

Kadishub DKI, Syafrin Liputo menyebut alat itu berguna untuk mematikan kendaraan itu saat akan melintas di atas Jembatan Penyeberangan Orang (JPO).

Seperti diketahui, sebanyak tiga JPO di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat mengalami kerusakan akibat dilintasi oleh oknum tak bertanggungjawab yang mengggunakan skuter listrik di sana. Akibatnya, ketiga JPO itu harus diperbaiki untuk mengembalikan beberapa fasilitas yang rusak.

"Kepada operator kita mintakan auto off di mana begitu e-scooter di JPO, dia otomatis off dan tidak diaktivasi. sehingga mereka menuntut saja untuk skuter," kata Syafrin di Jakarta, Kamis (14/11/2019).

Ia menjelaskan, pengguna skuter listrik masih bisa membawa otopetnya ke atas JPO bila hanya dituntun. "Para pengguna skuter begitu ada di JPO wajib mematikan e-skuter dan cukup menuntun," tuturnya.

Syafrin pun mengaku pihaknya tak melarang otopet elektrik beroperasi di Ibu Kota, asalkan bermain di tempat yang aman. Salah satunya di jalur sepeda dan area Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

"Dari hasil diskusi kami hari senin, mereka ada perjanjian dengan salah satu kawasan, GBK, artinya begitu ada perjanjian silakan beroperasi di dalam kawasan khusus," pungkasnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini