nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Satroni Konter Handphone, 2 Bandit Celurit Pemilik Toko di Tangsel

Hambali, Jurnalis · Sabtu 16 November 2019 18:05 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 16 338 2130705 satroni-konter-handphone-2-bandit-celurit-pemilik-toko-di-tangsel-kIiQjh4SRz.jpg Ilustrasi pencurian (Shutterstock)

TANGERANG SELATAN – Sebuah konter handphone (HP) yang terletak di Jalan Raya Jombang, Pondok Pucung, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), disatroni 2 bandit jalanan. Pemilik toko mengalami luka di bagian kaki akibat terkena sabetan celurit.

Informasi yang dihimpun, pencurian disertai kekerasan itu terjadi pada 14 November 2019, sekira pukul 22.30 WIB. Salah satu pelaku masuk ke toko dan berpura-pura mencari merek handphone tertentu yang akan dibelinya.

Ketika itu, pegawai toko bernama Deni Ediyansyah (18) langsung melayani. Selanjutnya, Deni mencarikan merek handphone sesuai dengan permintaan pelaku. Lalu disodorkanlah 2 handphone baru untuk dicek oleh pelaku.

Di tengah proses transaksi, tiba-tiba pelaku berdalih meminjam korek api guna membakar sebatang rokok. Kemudian Deni meminjamkan korek milik pegawai toko lainnya bernama Alung (28).

 Ilustrasi (Shutterstock)

Namun, usai menyalakan rokok, spontan pelaku menggasak 2 handphone digenggamannya. Dia kabur ke arah sepeda motor yang dikendarai pelaku lainnya di depan toko. Pemilik toko, Hiu Niko Iswanto (33), langsung bereaksi mengejar.

"Setelah diberikan korek api dan menyalakan rokoknya, pelaku langsung membawa kabur 2 handphone milik korban dengan cara menaiki motor kawannya yang sedang menunggu di pinggir jalan. Korban berteriak sambil mengejar pelaku," ucap Kapolsek Pondok Aren, Kompol Afroni Sugiarto, kepada Okezone, Sabtu (16/11/2019).

Tarik-menarik antara pemilik toko dan pelaku terjadi. Sejurus itu, pelaku mencabut senjata tajam dari bagian pinggangnya lalu menyabetkan ke tumit kaki bagian kanan Niko Iswanto. Korban tersungkur bersimbah darah. Namun begitu, dia tetap berteriak meminta tolong warga.

"Secara kebetulan, ada tim Resmob yang patroli dan mendengar teriakan minta tolong warga. Kemudian dilihat ada sepeda motor yang dikejar-kejar warga, lalu petugas kita ikut mengejar," ucap Afroni.


Baca Juga : Saat Beraksi Komplotan Maling Ini Bawa Bom Rakitan

Pelaku akhirnya bisa dihentikan. Namun, hanya satu pelaku yang berhasil ditangkap. Sedang seorang pelaku lainnya berhasil lolos melarikan diri dari kepungan warga. Belakangan diketahui, pelaku yang diamankan bernama M Fadjri Rachman alias Ipul (25). Sementara pelaku yang masih buron adalah Rakhmatulloh alias Mamat.

"Satu pelaku (masuk) DPO. Barang bukti yang diamankan adalah sebilah celurit, 2 handphone, serta seunit sepeda motor yang digunakan untuk kejahatan. Mereka kita jerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan," tuturnya.

Baca Juga : Kembangkan Pencurian Mobil, Polisi Ungkap Pemalsuan STNK yang Libatkan Pengadilan Bale Bandung

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini