nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penabrak Pengguna Otopet Listrik Ditetapkan Tersangka dan Ditahan

Muhamad Rizky, Jurnalis · Senin 18 November 2019 15:52 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 18 338 2131305 penabrak-pengguna-otopet-listrik-ditetapkan-tersangka-dan-ditahan-a3K3Z8tz6g.jpg Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono (Foto: Okezone)

JAKARTA - Polda Metro Jaya resmi menahan DH, tersangka yang menabrak enam penyewa otopet atau skuter listrik Grabwheels yang menyebabkan dua orang meninggal dunia. 

Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Pramono mengatakan, polisi telah melakukam gelar perkara dalam kasus tersebut. Sebanyak delapan orang saksi juga telah diperiksa.

"Gelar perkara dilakukan hari ini mulai pukul 08.00 WIB sampai 11.30 WIB. Yang bersangkutan (DH) memenuhi melanggar unsur pidana, sudah ditetapkan sebagai tersangka, dan sudah dilakukan penahanan," kata Gatot di Polda Metro Jaya, Senin (18/11/2019).

Baca Juga: Pengemudi yang Tewaskan Pengguna Otopet Listrik Tidak Ditahan Polisi

Menurut Gatot, DH memenuhi unsur pidana melanggar Pasal 311 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

"Ancaman hukuman di atas 5 tahun," ujarnya.

Ilustrasi pengguna otopet listrik Foto: Backpankers

Untuk diketahui, kecelakaan lalu lintas melibatkan mobil dengan pengguna skuter listrik. Dari kejadian tersebut, dua orang yang meninggal dunia, Ammar (18) dan Wisnu (18). Sementara empat orang lainnya mengalami luka-luka.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum kejadian kala itu Ammar, Wisnu, Bagus, Fajar, Wanda, dan Wulan menyewa tiga otopet listrik layanan Grabwheels pada dari Pintu 3 kawasan Gelora Bung Karno menuju arah FX Sudirman.

Baca Juga: Orangtua Lengah, Balita Jatuh ke Sumur Kering Sedalam 14 Meter

Ammar dan Wisnu berboncengan begitu juga dengan yang lainnya. Kemudian, saat sedang jalan ada mobil jenis sedan melaju kencang menabrak mereka.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini