nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

DPRD DKI Akan Prioritaskan Usulan Adanya Kawasan Tanpa Rokok

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Rabu 20 November 2019 16:51 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 20 338 2132304 dprd-dki-akan-prioritaskan-usulan-adanya-kawasan-tanpa-rokok-Ay8S3mwSXz.jpg Rapat Program Pembentukan Peraturan Daerah 2020 DKI Jakarta (Foto: Okezone/Sarah Hutagaol)

JAKARTA - Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD DKI akan mengkaji usulan dari beberapa lembaga untuk menciptakan kawasan tanpa rokok (KTR) di wilayah Jakarta.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) dalam Rapat Dengar Pendapat Umum Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) 2020 DKI Jakarta.

"Usulan KTR selalu masuk Prolegda dari 2010, lalu pada 2015 KTR hampir disahkan, namun tidak dilanjutkan, kami harap ada aturan khusus mengenai Kawasan Tanpa Rokok sehingga perempuan dan anak yang perokok pasif menjadi terlindungi, " ucap peneliti YLKI Eva Rosita di Gedung DPRD DKI, Rabu (20/11/2019).

Baca Juga: Dipangkas DPRD, Anggaran Revitalisasi Trotoar Jakarta Jadi Rp1 Triliun 

Mengenai usulan tersebut, Wakil Ketua Bapemperda DKI Jakarta, Dedi Supriadi pun menyambut baik. Ia mengungkapkan kalau usulan itu bisa disetujui oleh pihaknya, maka diharapkan bisa cepat direalisasikan.

"Itu merupakan hal yang sudah dirasakan pentingnya oleh masyarakat, dan ini sudah dua kali diajukan. Mudah-mudahan pada 2020 diselesaikan," ujarnya.

 Ilustrasi

Lebih lanjut, Dedi pun menilai kalau usulan kawasan tanpa rokok dapat menjadi prioritas dari anggota Bapemperda DKI Jakarta, dan dapar segera dibahas di rancangan peraturan daerah (Raperda) 2020.

"Karena memang kita tak bisa mearang untuk merokok, yang bisa adalah mengatur bagaimana supaya merokok itu tidak menghilangkan hak-hak orang untuk menghirup udara sehat. Oleh karena itu, merokok itu diatur, jadi tidak akan dirugikan di situ," ujar Dedi.

Selain YLKI, beberapa lembaga yang juga mendukung adanya aturan mengenai kawasan tanpa rokok diutarakan oleh Komnas Pengendalian Tembakau, dan Forum Warga Ibu Kota Jakarta (FAKTA) dalam rapat itu.

Baca Juga: Ketua DPRD DKI Kritik Penebangan Pohon yang Dinilai Asal-Asalan

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini