nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Warga Sunter: Kembalikan Tempat Kami yang Digusur!

Maulidia, Jurnalis · Rabu 20 November 2019 21:29 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 20 338 2132397 warga-sunter-kembalikan-tempat-kami-yang-digusur-7qzxCNsE3F.jpg Korban penggusuran Sunter Jaya saat melihat bangunan rumahnya (foto: Okezone.com/Maulidia)

JAKARTA - Korban gusur di Sunter Jaya asal Madura, Siti (24) hanya bisa termenung dengan menatap bangunan rumahnya yang sudah hancur berkeping-keping.

Siti pun bercerita kepada Okezone, Rabu (20/11/2019). Awalnya ia hanya mengira pembongkaran yang dilakukan oleh Pemprov DKI hanyalah isu, namun, tak disangka pada akhirnya tempat tinggal yang milikinya dibongkar secara tiba-tiba.

"Katanya tempat ini enggak jadi dibongkar, tau-taunya digusur secara mendadak," kata wanita yang berprofesi sebagai pengelola sampah plastik itu.

 Baca juga: Wali Kota Jakut: Tak Ada Kericuhan saat Pembongkaran 25 Lapak di Kawasan Sunter Jaya

Kata Siti, penggusuran yang dilakukan pada Kamis 14 November 2019 lalu itu bentrok dengan petugas Satpol PP, lantaran ingin mempertahankan rumahnya masing-masing. Selain itu, ia pun tidak menginginkan jika tempat tinggalnya diganti menjadi rumah susun. Pasalnya, ia mempunyai usaha yang mencukupi kebutuhan sehari-hari.

"Kalau diganti rumah rusun kita enggak mau, kan kita merantau dan usaha di sini untuk dikirim ke kampung," tuturnya dengan mata berkaca-kaca.

 Baca juga: Antisipasi Banjir, Pemprov DKI Bongkar 25 Lapak di Kawasan Sunter

Hingga saat ini, perempuan yang sudah enam tahun menetap di Sunter Jaya itu pun masih dilanda kebingungan lantaran tak ada usaha yang ia hasilkan dan pemasukan uang yang didapat. Untuk makanan sehari-hari ia rela mengonsumsi seadanya.

"Tidak ada yang tersisa, dan tidak ada jaminan apa-apa dari pemerintah," sambungnya.

Menurutnya, akibat penggusuran itu banyak warga yang memisahkan diri mencari tempat tinggal baru, bahkan ada yang menumpang di rumah sanak saudaranya.

"Kami berharap pemerintah mau menggantikan tempat tinggal yang layak dan bukan rumah susun agar bisa buka usaha lagi," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini