nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Merasa Diancam, Wartawan Laporkan Lurah di Bekasi ke Polda Metro Jaya

Wijayakusuma, Jurnalis · Jum'at 22 November 2019 18:04 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 22 338 2133296 merasa-diancam-wartawan-laporkan-lurah-di-bekasi-ke-polda-metro-jaya-ZH9QMwfntV.jpg Wartawan Media Online Nasional, Yudhi Membuat Laporan soal Ancaman Lurah Pekayon Jaya, Bekasi, ke Polda Metro Jaya (foto: Okezone/Wijayakusuma)

BEKASI - Wartawan media online nasional (Jawa Pos Group) Yudhi, melaporkan dugaan pengancaman yang dilakukan Lurah Pekayon Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat, terhadap dirinya beberapa waktu lalu ke Polda Metro Jaya. Bukti laporan bernomor TBL/7444/XI/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus tertanggal 15 November 2019.

Dalam laporannya, Yudhi mengenakan Pasal 29 JO Pasal 45 B Undang-undang RI Nomor 19 Tahun 2016, tentang tindak pidana pengancaman melalui media elektronik, dengan sanksi hukuman 4 tahun penjara.

"Saya merasa terancam, karena itu saya melapor. Laporan saya terkait isi pesan yang ditulis Lurah Pekayon, dengan kata-kata "saya sikat habis," kata Yudhi kepada Okezone, Jum'at (22/11/2019).

Baca Juga: Tak Terima Diberitakan Melancong ke China, Lurah di Bekasi Ancam Wartawan 

Pria 38 tahun itu mengaku sejak adanya pesan ancaman tersebut, dirinya kerap merasa tak nyaman saat bekerja mencari berita. Ia selalu teringat kata-kata sang lurah yang seolah mengintimidasi.

"Jujur itu membuat saya jadi tidak nyaman beraktivitas. Padahal saya harus bekerja untuk menafkahi anak istri saya," ujarnya.

Yudhi saat membuat laporan di Polda Metro Jaya (foto: Okezone/Wijayakusuma)	 

Yudhi menegaskan, dirinya telah bekerja sesuai dengan undang-undang dan mekanisme pemberitaan. Sebelum berita soal Lurah Pekayon naik ke publik, dia telah lebih dulu mengonfirmasi kepada yang bersangkutan, namun tak mendapat tanggapan.

"Apakah pantas seorang abdi negara berkelakuan seperti itu? Padahal kita ini mitra kerja dia. Saya pun tak mau cari musuh," tegasnya.

Yudhi berharap kepolisian dapat segera menindaklanjuti masalah ini agar dirinya dapat kembali nyaman dalam beraktivitas.

Baca Juga: Polisi Periksa Kepala Bappenda Bekasi Terkait Surat Tugas Ormas Jaga Parkir 

"Ya semoga Polda Metro Jaya dapat menindak sesuai sanksi hukum yang berlaku. Sebab negara kita negara hukum, bukan negara preman. Juga ke depannya semoga tak ada lagi pejabat publik yang mengancam wartawan saat diberitakan," imbuhnya.

Sebelumnya Lurah Pekayon Jaya tak terima dengan pemberitaan dirinya yang diduga ikut serta bersama rombongan Walikota Bekasi melancong ke China. Isi berita menyinggung kapasitas sang lurah dalam kunjungan kerja yang menyangkut lingkungan hidup tersebut.

Sebelum berita naik ke publik, sang penulis, Yudhi mengaku sempat mengonfirmasi rumor tersebut kepada Lurah Pekayon, namun tak digubris. Sang lurah lantas mengirim pesan bernada mengancam kepada Yudhi yang akhirnya berbuntut laporan ke pihak berwajib.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini