nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Modus Main Sunat-sunatan, Tukang Cilor Diduga Cabuli 3 Bocah SD

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Rabu 27 November 2019 12:23 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 27 338 2134974 modus-main-sunat-sunatan-tukang-cilor-diduga-cabuli-3-bocah-sd-K6ZjJMLTC2.jpg Ilustrasi Pencabulan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Seorang pedagang Aci Telor (Cilor), Yadi Suryadi diamankan petugas kepolisian setelah diduga mencabuli tiga anak yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar. Peristiwa itu terjadi di sebuah gudang Mesjid Rawudatul Jannah, Cengkareng, Jakarta Barat.

Kapolsek Cengkareng, Kompol Khoiri mengatakan ketiga anak yang diduga korban pencabulan Yadi diketahui berinisial AAL (7), CAF (6) dan KAS (5).

Khori menuturkan Yadi bermodus mengajak tiga anak tersebut bermain "sunat-sunatan" yang dilakukan pada saat jam istirahat di sebuah mesjid yang tidak jauh dari sekolahan tiga anak tersebut.

"Korban diajak oleh pelaku bermain sunat-sunatan," kata Khoiri saat dikonfirmasi Rabu (27/11/2019).

Cabul

Baca Juga: Deretan Pencabulan Anak dalam Seminggu, Pelaku Mayoritas Ayah Kandung

Dari bujuk rayu pelaku, akhirnya para korban tertarik permainan yang ditawarkan pelaku. Layaknya seorang dokter sunat dengan pasien. Pelaku memanggil satu persatu korban ke sebuah ruangan.

"Pelaku melakukan itu secara bergantian. Selesai satu, masuk satu lagi," bebernya.

Setelah permainan itu selesai. Yadi meminta para korban pulang dan tidak menceritakan apa yang sudah dilakukannya. Namun, karena para korban masih polos dan lugu. Para korban menceritakannya kepada orangtuanya. Bahkan para korban juga menceritakan bagian pelaku meraba-raba kelaminnya.

"Merasa tidak terima dengan perlakuan pelaku, selanjutnya orangtua korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cengkareng," ungkapnya.

Setelah mendapatkan laporan dari para orangtua, pihaknya langsung melakukan penyergapan terhadap Yadi.

"Selanjutnya tim opsnal menindak lanjuti laporan tersebut dengan mengamankan pelaku dan membawa ke Polsek untuk proses lanjut," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini